Skip to content Skip to left sidebar Skip to right sidebar Skip to footer

Author: admin

BLKK Cahaya Kasih GKS MATA Gelar Pelatihan Berbasis Kompetensi

Tambolaka, Kominfo – Balai Latihan Kerja Komunitas (BLKK) Cahaya Kasih GKS Mata menggelar pelatihan berbasis kompetensi furniture dan kriya kayu selama 1 bulan di BLKK Cahaya Kasih Jl. Rangga Roko Indah Kelurahan Langga Lero Kecamatan Kota Tambolaka Kabupaten SBD Nusa Tenggara Timur.

Pembukaan pelatihan berbasasi kompetensi ini di hadiri oleh Pembina Yayasan Cahaya Kasih Sumba (YCKS) GKS Mata, Pdt. Irene Takandjandji, S,Th., Ketua YCKS, Imanuel Horo, SH., beserta pengurus, Analisis Kebijakan Ahli Madya, Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Satu Pintu,Transmigrasi dan Tenaga Kerja, Stefanus Malo, S.IP., Pendeta dan Majelis GKS Mata, Kepala Sekolah dan guru-guru SMP Kristen Cahaya Kasih, Koordnator PPA GKS Mata, Ketua-ketua komisi/Panitia-panitia GKS Mata dan Tokoh Jemaat serta tamu undangan lainnya, Sabtu (12/11/22).

Ketua Penyelenggara Pelatihan BLKK Cahaya Kasih, Paulus H.A Oemboe Rey, SE., (kiri) saat menyampaikan laporannya.
Dalam laporannya Ketua Panitia penyelenggara pelatihan, Paulus H.A Oemboe Rey, SE., menyampaikan Pelatihan berbasis kompetensi program tekniks konstruksi furniture dan kriya kayu diselengarakan selam 1 bulan sejak 12 Nopember sampai 12 Desember 2022 (240 jam pelatihan).

Adapun tujuan peltihan ini, untuk merpersiapkan tenaga kerja berkompeten agar mampu beradaptasi, bertahan di tengah perubahan dunia kerja dan mampu menghadapi persaingan global yang semakin ketat.

Selain itu untuk meningkatkan kualitas sumberdaya manusia Indonesia yang unggul dan maju yang toleran,beraklak mulia dan setia pada ideologi Pancasila sebagai salah satu program pembangunan sumber daya manusia.

“Pelatihan ini juga bertujuan menciptakan generasi pekerja keras, terampil, menguasai ilmu pengeetahuan dan teknologi serta berdedikasi. Mempersiapkan kompetensi dan kualifikasi tenaga kerja yang dibutuhkan sesuai standar kualifikasi yang ditetapkan agar mampu bersaing di pasar nasional,regional.maupun internasional” kata Paulus Oe Rey lebih lanjut.

Ketua Dewan Pembina YCKS GKS Mata, Pdt. Irene Takandjandji, S.Th., Lebih lanjut ketua penyelenggara ini mengatakan, BLKK diharapkan bisa menjadi tulang punggung dalam mencetak pekerja yang didekatkan dengan Lembaga Pendidikan Keagamaan atau Lembaga Keagamaan Pemerintah.

Ketua Dewan Pembina YCKS GKS Mata, Pdt. Irene Takandjandji, S.Th., dalam sambutannya mengajak untuk bersyukur pada Tuhan, atas perkenananNya GKS Mata melalui YCKS GKS Mata dapat menyelenggarakan kegiatan pelatihan berbasis kompetensi furniture dan kriya kayu.

Ketua YCKS GKS Mata, Imanuel Horo, SH., saat menyampaikan sambutannya “Patut kita bersyukur pada Tuhan, karena kasihNya, GKS Mata melalui YCKS kita mendapat 1 gedung BLKK saat ini, melalui BLKK inilah kita dapat menyelenggarakan pelatihan ini. Melalui pelatihan ini peserta dapat memperoleh kemmapuan atau kompetensi dalam bidang funituer dan kriya kayu” ungkapnya.

Pdt. Irene berharap dengan kemampuan yang dimiliki dapat menghasilkan kerajinan kayu yang mempunyai nilai jual yang bagus. Kehadiran BLKK ini diharapkan sangat membantu dalam peningkatan sumber daya manusia bagi peserta yang mengikuti pelatihan ini.

Analisis Kebijakan Ahli Madya, Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Satu Pintu,Transmigrasi dan Tenaga Kerja, Stefanus Malo, S.IP., saat membuka kegiatan pelatihan BLKK Cahaya Kasih
“Sangat diharapkan agar melalui pengelolaan yang optimal dan juga melalui dukungan kuat Pemda SBD dan masyarakat SBD, BLKK ini dapat membantu meminimalisir angka pengangguran di SBD dan membantu meningkatkan perekonomian dari saudara-saudara yang mengikuti pelatihan ini” harapnya.

Sementara itu Ketua YCKS GKS Mata, Imanuel Horo, SH., dalam sambutannya mengatakan melalui suatu proses dan kerja keras, YCKS GKS mata berdiri sebagai wadah pelayanan kasih dari GKS Mata. Atas berkat dan kasih Tuhan dalam waktu yang singkat YCKS berdiri pada 17 Februari 2021. Setelah berdiri YCKS melahirkan anaknya pada bulan Juni 2021 SMP Kristen Cahaya Kasih.

“Dari bulan Juni ke September 2021, Tuhan buka jalan lagi bagi YCKS, melalui anggota DPR RI, Ratu Wulla, BLKK ini berdiri yang merupakan bantuan dari Kementerian Tenaga Kerja” tutur Imanuel Horo.

Dirinya menjelaskan dalam waktu 2 tahun, GKS Mata mempunyai asset sebesar 2M melalui BLKK Cahaya Kasih ini. Ini merupakan berkat Tuhan bagi GKS Mata dalam menjalankan misi pelayanannya bagi jemaat.

“Ini merupakan proses yang singkat dan berkat yang berlimpah dari Tuhan untuk keluarga besar GKS Mata, kita berharap kehadiran BLKK ini dapat berguna bagi kita semua” kata mantan Asisten I Pemda SBD ini.

Mewakili Pemda SBD, Analisis Kebijakan Ahli Madya, Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Satu Pintu,Transmigrasi dan Tenaga Kerja, Stefanus Malo, S.IP., dalam sambutannya memberi apresiasi pada BLKK Cahaya Kasih GKS Mata yang hadir untuk meningkatkan kapasitas orang muda dalam bidang furniture dan kriya kayu.

“BLKK Cahaya Kasih sudah hadir untuk menciptakan sebuah embrio untuk meningkatkan kualitas SDM. Terima kasih BLKK Cahaya Kasih sudah hadir dan menjadi asset GKS Mata dan Pemda SBD. Kita tahu bersama bahwa gereja adalah mitra pemerintah, hendaknya kemitraan ini manjadi iconnya Pemda SBD” ungkapnya.

Lebih lanjut Stef mengatakan kemitraan ini akan dapat mendukung pembangunan kualitas SDM di SBD, sehingga dirinya berharap para peserta dapat mengikuti pelatihan ini dengan serius.

“Saya terharu dengan proses berdirinya BLKK Cahaya Kasih ini, dan rencana pengembangan kedepannya, saya berharap BLKK Cahaya Kasih menjadi motivasi bagi BLK lainnya untuk pengembangan ekonomi masyarakat secara umumnya” jelasnya.

Dalam kesempatan itu Stef menegaskan pentingnya perijinan bagi kehadiran BLK-BLK di SBD. BLKK Cahaya Kasih merupakan salah satu BLK yang sangat serius mengurus perijinan di SBD sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Apalah artinya kalau BLK banya tetapi tidak mempunyai artinya bagi SBD. BLKK Cahaya Kasih sudah membagi kasihnya bagi masyarakat. Kita berharap BLKK Cahaya Kasih tidak hanya membagi berkatnya bagi jemaat GKS Mata, tetapi bagi seluruh masyarakat di SBD” harapnya.

Untuk diketahui peserta perdana yang mengikuti pelatihan di BLKK Cahaya Kasih GKS Mata ini berjumlah 16 orang. BLKK sudah membangun kemitraan dengan Pemerintah Provinsi NTT yang siap mendukung peserta pelatihan dalam mengembangkan usaha furniture dan kriya kayunya.

Sebelum diresmikan pembukaan pelatihan BLKK Cahaya Kasih GKS Mata, Pdt. Prident K. Langi, M.Th., memimpin ibadah pembukaan, setelah sambutan-sambutan dilanjutkan dengan pengukuhan peserta pelatihan oleh Analisis Kebijakan Ahli Madya, Stefanus Malo, S.IP., disaksikan semua tamu undangan dan peserta pelatihan. *** (Octa/002-22).

Sambut HKN ke-58, Dinkes SBD Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Kadula, Kominfo – Dalam rangka menyambut Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-58, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) menyelenggarakan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan secara gratis, bertempat di Dinkes Kabupaten SBD Provinsi Nusa Tenggara Timur, Jumat (11/11/2022).

Selain menyelenggarakan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan secara gratis, Dinkes Kabupaten SBD juga melakukan beberapa rangkaian kegiatan yakni pertandingan bola voli, jalan sehat, senam bugar, tarik tambang, isi paku dalam botol, dan pesan berantai.

Kasie Kesga dan Gizi Masyarakat, Magdalena Koni, A.Md. Keb., yang ditemui media mengatakan bahwa dalam menyambut dan memeriahkan HKN ke-58 tahun 2022 Dinkes Kabupaten SBD melakukan bakti sosial yakni pelayanan vaksinasi, pemeriksaan kesehatan dan pengobatan secara gratis, PMT balita, pelayanan KB, pemeriksaan kesehatan malaria dan pemeriksaan kesehatan penyakit tidak menular.

“Untuk memeriahkan HKN ke-58, ada pertandingan bola voli, tarik tambang, dan permainan games yakni, isi paku dalam botol, dan pesan berantai. Dan perlombaan ini diikuti oleh 19 tim yang terdiri dari 16 puskesmas, 2 rumah sakit dan Dinkes sendiri. Besok tanggal 12 November itu puncak perayaan HKN akan dilanjutkan dengan upacara di depan kantor Bupati,” katanya.

Magdalena juga menjelaskan terkait kondisi kesehatan masyarakat SBD pada umumnya untuk mencegah penyakit DBD, sejauh ini sudah foging untuk membasmi sarang-sarang sebagai tempat bertelurnya nyamuk penyebab penyakit DBD. Sehingga dari tim Dinkes melakukan foging pada beberapa titik.

Untuk menjaga diri tetap sehat, Magdalena sangat mengharapkan kesadaran dan partisipasi penuh dari masyarakat karena kesehatan itu sangat mahal. Ketika kita mengalami sakit, kita tidak bisa berbuat apa-apa.

“Sehingga besar harapan kami, mari kita sama-sama menjaga kesehatan di lingkungan rumah, lingkungan keluarga, dan lingkungan sekitarnya. Kalau kita mau menjaga kesehatan harus dimulai dilingkungan keluarga, maka yang pastinya kesehatan secara umum akan terjamin,” tuturnya. *** (MC. Kabupaten SBD/Isto)

Pemkab SBD Gelar Open Turnamen Pacuan Kuda Bupati Cup

Tambolaka, Kominfo – Panitia Open Turnamen Pacuan Kuda Bupati Cup Tahun 2022 dibentuk pada Jumat (4/11/2022) di Lopo Rumah Jabatan Bupati Sumba Barat Daya (SBD) Desa Radamata Kecamatan Kota Tambolaka SBD, Nusa Tenggara Timur.

Pasalnya SBD akan menggelar open turnamen Pacuan Kuda Bupati Cup tahun 2022.

Hadir dalam pembentukan panitia yang dipimpin oleh Sekda SBD, Fransiskus M. Adilalo, S.Sos., didampingi oleh Kabag Ops Polres SBD AKP Marshelinus Hale, Pasi Ops Kodim 1629/SBD Kapten Inf. Tito Baptista Lato.

Kadis Peternakan SBD drh. Oktavianus Dapa Deda serta dihadiri oleh anggota DPRD Kabupaten SBD Yohanis Geli, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga SBD Yohanes Tende, SH., Kepala Dinas PUPR SBD Wilhelmus Woda Lado, ST.

Dan juga dihadiri oleh Kapolsek Loura, AKP I Gede Ariada, Pasi Ops Yon C Pelopor SBD, AKP I Gusti Ngurah Sastrawan., Danramil 1629-01/SBD, Kapten Inf. Zainudin., Sekdis Kesehatan Kabupaten SBD, Agustinus Kaka, ST., para pencinta Kuda Pacu Kabupaten SBD dan rekan media.

Dalam kerapatan tersebut disepakti pelaksanaan open turnamen pacuan kuda Bupati SBD tahun 2022, tahap pendaftaran akan dimulai pada tanggal 8 November 2022 sampai dengan tanggal 13 November 2022. Sedangkan tanggal pelaksanaan lomba akan dimulai pada tanggal 14 November sampai dengan selesai.

Sebanyak sepuluh kelas yang akan diperlombakan yakni Kelas Pemula Mini, Kelas Pemula 1, Kelas Pemula 2, Kelas E, Kelas E 1, Kelas E 2, Kelas Mini Sandel, Kelas D, Kelas C, Kelas B dan Kelas A.

Disepakati juga hadiah yang akan diperebutkan sebagai berikut, Juara I sebesar Rp 15.000.000,00 ditambah piala dan bendera, Juara II sebesar Rp 13.000.000,00, Juara III sebesar Rp 11.000.000,00 dan Juara IV sebesar Rp 9.000.000,00.

Dipantau oleh media, dalam rapat pembentukan panitia ini, dilakukan diskusi yang matang untuk mensukseskan pelaksanaan turnamen pacuan kuda Bupati Cup tahun 2022 dan untuk keamanan diserahkan sepenuhnya kepada Polres SBD, Brimob Yon C dan Kodim 1629/SBD.

“Setelah kita sepakati pembentukan panitia ini, maka turnamen akan segera secara resmi dibuka pendaftarannya. Peminat pacuan kuda se-daratan Pulau Sumba sudah menunggu turnamen ini digelar” ungkap Sekda SBD Adilalo sebelum menutup rapat pembentukan panitia. (MC. Kabupaten SBD/Octa/Isto/toeb)

Didukung UNICEF, DINKES SBD Gelar Aksi Bergizi di Sekolah

Tambolaka, Kominfo – Dalam upaya mewujudkan masyarakat yang sehat dan menekan angka Anemia yang dapat dialami oleh semua kelompok umur mulai dari balita, remaja, ibu hamil sampai usia lanjut, UNICEF bekerja sama Pemda Kabupaten SBD, menggelar kegiatan Aksi Bergizi dengan tema Gerakan Sehat untuk Remaja Masa Kini di SMPN 1 Kota Tambolaka Desa Radamata Kecamatan Kota Tambolaka Kabupaten SBD Nusa Tenggara Timur, Jumat (21/10/2022) pagi.

Launching Aksi Bergizi ini dibuka dengan resmi Bupati SBD, dr. Kornelius Kodi Mete disaksikan oleh Nutrition Officer, UNICEF NTT/NTB, Ha’i Raga Lawa, Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan SBD, I Gusti Ayu Putri Astuti, SKM., Kepala Sekolah dan guru-guru SMPN 1 Kota Tambolaka, serta tim UNICEF dan Dinas Kesehatan SBD.

Aksi Bergizi melalui program sekolah ini diyakini menjadi salah satu upaya strategis dalam meningkatkan kepatuhan konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) pada remaja putri yang juga merupakan salah satu indikator layanan intervensi gizi spesifik dalam percepatan penurunan stunting.

Nutrition Officer, UNICEF NTT/NTB, Ha’i Raga Lawa yang ditemui media ini disela-sela kegiatan mengatakan UNICEF Indonesia melalui kantor perwakilan NTT/NTB telah mendukung 8 kabupaten termasuk Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) dengan orientasi Aksi Bergizi bagi fasilitator kabupaten dari TP-UKS Kabupaten (Bagian Kesra, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan Kemenag), tenaga kesehatan di 4 Puskesmas (Radamata, Watukawula, Tenggaba, dan Waimangura) dan guru di 9 sekolah (SMP/SMA/MTs/MA) pada tahun 2021 dan 2022.

“Selain orientasi, sekolah dibekali modul Aksi Bergizi dan alat bantu edukasi Aksi Bergizi sehingga dapat mendukung pelaksanaan Aksi Bergizi secara utuh di sekolah bagi 2169 remaja (1396 siswi – remaja puteri) di bawah program Sekolah/Madrasah Sehat dengan dukungan kuat TP-UKS di seluruh tingkatan (kabupaten hingga sekolah)” ungkapnya.

Ha’i Raga Lawa menjelaskan, penetapan hari Aksi Bergizi (minum TTD, sarapan bersama, edukasi gizi dan aktifitas fisik) secara serentak oleh pemerintah kabupaten diharapkan dapat mendukung sekolah dalam implementasi program.

“Kegiatan launching Aksi Bergizi hari ini diharapkan dapat mendorong implementasi dan perluasan 3 intervensi utama di seluruh SMP/SMA/MTs/MA di kabupaten SBD dan menjadi kegiatan kunci dalam upaya perbaikan gizi remaja dan percepatan penurunan stunting di kabupaten” jelasnya.

Sementara itu, Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan SBD, I Gusti Ayu Putri Astuti, SKM., menambahkan kegiatan Aksi Bergizi ini merupakan program Kementrian Kesehatan yang didukung oleh UNICEF sebagai Gerakan nasional.

Gerakan Aksi Bergizi dilaksanakan secara serentak di 12 provinsi prioritas (Aceh, Sumatera Utara, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Banten, NTB, NTT, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Barat). Kegiatan Aksi Bergizi diharapkan juga dapat dilaksanakan di seluruh SMP/SMA/sederajat di 12 provinsi prioritas bahkan hingga di seluruh Indonesia.

“Seluruh sekolah diharapkan ikut melaksanakan kegiatan Aksi Bergizi secara rutin sebagai bentuk upaya meningkatkan gizi remaja serta mencegah anemia pada remaja putri. Tentunya, keberhasilan Aksi Bergizi ini perlu didukung oleh keterlibatan dan kolaborasi dari lintas sector” tutur I Gusti Ayu Putri Astuti.

Dirinya menjelaskan, Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat di Indonesia yang dapat dialami oleh semua kelompok umur mulai dari balita, remaja, ibu hamil sampai usia lanjut. Riskesdas 2018 menunjukkan prevalensi anemia pada anak usia 5-14 tahun sebesar 26,8% dan pada usia 15-24 tahun sebesar 32%. Hal ini berarti sekitar 3 dari 10 anak di Indonesia menderita anemia.


Untuk menanggulangi hal tersebut, pemerintah telah melakukan berbagai upaya melalui pendidikan gizi seimbang, fortifikasi pangan, dan suplementasi Tablet Tambah Darah (TTD). Suplementasi TTD mulai dilaksanakan pada tahun 2015 dengan minum TTD 1 tablet per minggu sepanjang tahun bagi remaja putri usia 12–18 tahun yang berada di jenjang pendidikan SMP/sederajat dan SMA/sederajat.

“Kita berharap penetapan hari Aksi Bergizi secara serentak oleh pemerintah kabupaten diharapkan dapat mendukung sekolah dalam implementasi program dan mendorong implementasi dan perluasan 3 intervensi utama di seluruh SMP/SMA/MTs/MA di SBD dan menjadi kegiatan kunci dalam upaya perbaikan gizi remaja dan percepatan penurunan stunting di kabupaten” jelasnya.

Dipantau oleh media ini, kegiatan Launching AKsi Bergizi mendapat respon postif dari murid-murid SMPN 1 Kota Tambolaka yang dibuka dengan resmi oleh Bupati SBD. Untuk diketahui UNICEF menginisiasi kegiatan Aksi Bergizi dan mulai melaksanakan kegiatan tersebut pada tahun 2018 di Kabupaten Klaten dan Lombok Barat melalui advokasi, mobilisasi sekolah dan masyarakat, koordinasi multi sektor, penguatan kapasitas serta pemantauan dan evaluasi.

Kegiatan Aksi Bergizi dilaksanakan dengan tiga intervensi utama, yaitu (1) Sarapan dan Minum TTD bersama di sekolah/madrasah setiap minggu; (2) Edukasi gizi yang bersifat multi-sektor dengan tujuan mempromosikan asupan makan yang sehat dan aktivitas fisik; serta (3) Komunikasi untuk perubahan perilaku yang relevan dan komprehensif. Implementasi program Aksi Bergizi tentunya diintegrasikan dengan TRIAS UKS, yaitu pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan, dan pembinaan lingkungan sehat. *** (Octa/002-22).-

Gubernur NTT Tanam dan Panen Perdana Cabai di Desa Kabali Dana

Wewewa, Kominfo – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Victor Bungtilu Laiskodat tanam dan panen perdana cabai bersama kelompok tani Moda Awa dan Nuri Kalebu di Desa Kabali Dana Kecamatan Wewewa Barat Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) Provinsi NTT, Jumat (21/10/2022).

Gubernur NTT didampingi oleh Staf khusus Gubernur NTT, Pius Rengka, SH, M.Sc., Staf Ahli Gubernur NTT, dr. Messerasi P. Ataupah, Kadis Pertanian Provinsi NTT, Lecki F. Koly, STP., Kadis PMD Provinsi NTT, Victorius Manek, S.Sos, M.Si., Kadis Pendidikan Provinsi NTT, Linus Lusi, S.Pd, M.Pd., Kabiro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda Provinsi NTT, Dr. Jusuf Leri Rupidara, M.Si., Kabiro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT, Prisila Q. Parera, SE., dan Direktur Utama Bank NTT, Alexander Riwu Kaho.


Turut serta mendampingi Gubernur NTT, Bupati SBD, dr. Kornelius Kodi Mete, Sekda Kabupaten SBD, Fransiskus M. Adilalo, S.Sos., Camat Wewewa Barat, Antonius Kette, Danramil 1629-01 Laratama, Kapolsek Wewewa Barat, direktur PT Bumi Indah, Melkianus Lubalu, anggota kelompok tani, para penyuluh pertanian kecamatan Wewewa Barat, dan seluruh tamu undangan lainnya.

Luas lahan yang ditanami bibit cabai pada kelompok tani Moda Awa seluas 20 are, sedangkan luas lahan yang dilangsungkan panen cabai pada kelompok tani Niri Kalebu seluas 5 are dan kelompok ini merupakan salah satu kelompok yang bermitra dengan Yayasan Bina Tani Sejahtera yang memberikan bimbingan dan pembinaan serta memberikan bibit cabai yang sudah dipanen hari ini.

Gubernur NTT meminta para anggota kelompok tani untuk tetap memiliki komitmen yang besar dalam merawat tanaman cabai dengan cara menyirami dengan benar, memberinya pupuk, dan membersihkannya. Sehingga ketika dipanen hasilnya banyak, supaya menghindari kekurangan cabai di pasar dan menghindari terjadinya inflasi.

“Jadi semua kelompok harus kerja yang rajin, kerjasama dengan baik untuk memperoleh hasil panen yang berlimpah. Karena kebutuhan cabai sangat meningkat dan bahkan banyak yang membutuhkan cabai, namun sedikit saja orang yang menanamnya,” ujarnya.

Gubernur NTT juga mengatakan bahwa aktivitas petani dalam mengembangkan pengolahan lahan cabai sangat membantu pemerintah untuk menghindari terjadinya inflasi. Dan dengan banyaknya kelompok tani yang menanam cabai, maka kebutuhan cabai di pasar dapat terpenuhi.

“Jadi ketika masyarakat sudah menanam cabai itu sudah sangat membantu pemerintah untuk menghindari terjadinya inflasi. Sehingga kebutuhan pasar pun akan terpenuhi, baik pasar harian meupun juga pasar mingguan,” tuturnya.

Sementara itu, ketua Kelompok Tani Moda Awa dan juga ketua Kelompok Tani Niri Kalebu sama-sama menyampaikan masing-masing satu permohonan untuk memberikan sumur bor oleh kelompok tani Moda Awa karena pada saat musim kemarau mereka kesulitan air sedangkan kelompok tani Niri Kalebu, meminta hentraktor karena pada saat mengolah kedua lahan ini merupakan swadaya dari anggota kelompok tani untuk menyewa hentraktor.

Ketua kelompok tani Niri Kalebu, Agustinus Bili Tanggu sangat berterima kasih kepada Gubernur NTT bersama rombongan dan juga berterima kasih kepada Bupati SBD yang mengikuti kegiatan penanaman dan panen perdana cabai di Desa Kabali Dana khususnya pada kelompok tani Niri Kalebu dan juga pada kelompok tani Moda Awa.

“Terimaksih pak Gubernur bersama rombongan dan juga Bupati SBD yang sudah berkunjung di kelompok kami, kami mohon agar bisa perhatikan setiap kebutuhan kami sebagai petani,” ungkapnya. *** (Isto/005-22),-

Kehadiran KODIM 1629/SBD Sangat Mendukung Program 7 Jembatan Emas

Tambolaka, Kominfo – Kodim 1629/SBD merayakan HUT TNI ke-77 di Makodim 1629 Desa Watu Kawula Kecamatan Kota Tambolaka Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Rabu (5/10/2022). Perayaan berlangsung meriah dalam semangat kekeluargaan.

Hadir dalam perayaan HUT TNI tersebut Bupati SBD, dr Kornelius Kodi Mete, Wakapolres SBD, Kompol I Ketut Mastina, dan sejumlah tamu undangan lainnya. Perayaan HUT TNI ditandai dengan pemotongan tumpeng dan kue ulang tahun.

Dalam amanat Panglima TNI, Jenderal TNI Andika Perkasa yang dibacakan Dandim 1629 SBD, Letkol Czi Novi Kurniawan, Panglima Jenderal TNI Andika Perkasa menyebut kalau saat ini tingkat kepercayaan publik terhadap TNI begitu tinggi. Bahkan di beberapa survey yang dilakukan sejumlah lembaga survey, TNI selalu berada di urutan satu.

Dirinya mencontohkan Hasil Survey Lembaga Indikator Politik Indonesia (IPI) tanggal 24 Juni 2022, TNI mendapatkan kepercayaan tertinggi dari publik sebesar 93,2 persen.

“Demikian juga hasil Lembaga Survei Centre for Strategic and International Studies (CSIS) tanggal 27 September 2022 merilis hasil survei dukungan dan kepuasan Kinerja TNI terhadap Demokrasi, sebesar 93.5 persen,” kata Panglima TNI.

Oleh karenanya, dirinya meminta kepada seluruh Prajurit dan PNS TNI untuk selalu menjaga kepercayaan masyarakat tersebut, dengan bertindak dan berucap sesuai dengan Tugas Pokok TNI.

Dandim 1629/SBD, Letkol Czi Novi Kurniawan dalam sambutannya mengaku sangat berterima kasih kepada semua tamu undangan yang hadir dalam perayaan HUT TNI ini. Hal ini ungkapnya adalah bentuk dukungan buat TNI khususnya TNI yang bertugas di Kodim 1629/SBD.

“Semoga kehadiran Kodim 1629/SBD bisa memberikan manfaat buat masyarakat dan membantu pemerintah dalam mensejahterahkan masyarakat,” katanya.

Lebih lanjut kata Dandim, saat ditemui awak media usai acara, Dandim Novi Kurniawan kembali menegaskan kalau pihaknya terus berkomitmen untuk menjadi TNI yang merakyat.

Hal ini tambahnya karena TNI adalah rakyat yang hadir untuk berjuang untuk rakyat dan Negara untuk terus menjaga keutuhan NKRI tercinta.

“Kami hanya meminta agar kestabilan keamanan yang sudah baik ini dijaga agar ke depannya SBD bisa lebih maju lagi sesuai harapan kita semua. Khususnya keamanan dan ketertiban kami sifatnya mendukung dan tentu akan hadir selalu melalui Babinsa yang ada di desa-desa untuk mendukung pembangunan di daerah ini,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati SBD, dr. Kornelius Kodi Mete mengaku kalau kemajuan daerah yang sekarang dirasakan masyarakat tidak lepas dari campur tangan TNI. Pasalnya, ada sejumlah program dari Pemerintah Daerah yang juga didukung oleh TNI melalui beberapa kegiatan seperti Pompa Hidram untuk mendukung program Desa Berair.

“Tidak hanya itu, ada juga peran TNI di desa bercahaya dan desa berkecukupan pangan,” ungkap Bupati Kornelius dalam sambutannya.

Dengan bukti semacam itu, kata Bupati lagi pihaknya sangat berterima kasih kepada TNI melalui Kodim 1629 yang sudah berperan aktif dalam pembangunan di daerah ini.

“Ini menjadi bukti kehadiran TNI di SBD yang tentu harus disyukuri oleh semua kita termasuk kami di Pemerintahan. Kami pun mendoakan di HUT ini, TNI bisa lebih jaya lagi dengan terus hadir di masyarakat sehingga tema besar TNI adalah kita semakin terasa lagi di hari-hari mendatang,” pungkasnya. *** (Octa/002-22)

Hari Kesaktian Pancasila, Pemda SBD Serahkan 4 Mesin Pencacah Rumput Kepada Kelompok Tani

Tambolaka, Kominfo – Upacara Hari Kesaktian Pancasila Pemda Sumba Barat Daya (SBD) ditandai dengan penyerahan 4 mesin pencacah rumput dari Dinas Peternakan SBD. Bupati SBD, dr. Kornelius Kodi Mete didampingi Kadis Peternakan SBD, Dandim 1629/SBD dan Kapolres SBD secara resmi menyerahkan pada 4 kelompok tani di halaman kantor Bupati SBD Provinsi Nusa Tenggara Timur, Sabtu (1/10/2022).Bupati berharap dengan adanya bantuan tersebut dapat membantu para petani dan peternak untuk mengembangkan ekonomi keluarganya, dirinya berpesan agar bantuan tersebut dapat digunakan sebaik mungkin dan dirawat sehingga seluruh anggota kelompok dapat menikmatinya.Hadir dalam upacara hari kesaktian Pancasila yakni Bupati SBD, dr. Kornelius Kodi Mete, Kapolres SBD, AKBP Sigit Harimbawan, S.IK, SH,MH., Dandim 1629 SBD, Letkol Czi. Novi Kurniawan, ST., Wadayon Satbrimobda NTT Pelopor SBD, Sekda SBD, Fransiskus M. Adilalo, S.Sos., para pimpinan OPD, para tamu undangan dan seluruh peserta upacara.

Bupati SBD, dr. Kornelius selaku inspektur upacara dalam amanatnya mengatakan pertama-tama marilah senantiasa kita panjatkan puji dan syukur kehadirat Tuhan Yang Maha kuasa, karena atas limpahan rahmat dan karunia-nya, kita masih diberikan kesehatan dan kesempatan untuk mengikuti upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila sebagai Ideologi dan filsafah hidup berbangsa dan bernegara.

“Bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar yang memiliki keanekaragaman suku, budaya, bahasa, adat istiadat, dan agama yang berbeda-beda. Atas dasar inilah para pendiri negara merumuskan sebuah filsafah bangsa yaitu Pancasila yang membungkus nilai-nilai perbedaan menjadi sebuah satu kesatuan dalam berkehidupan berbangsa dan bernegara yang dengan saat ini dan untuk selama-lamanya menjadi filsafah dan pedoman hidup bangsa Indonesia,” katanya.

Lebih lanjut Bupati SBD menyampaikan bahwa Pancasila sebagai sebuah ideologi semestinya diamalkan dan diaktualisasikan dalam kehidupan sehari-hari sehingga menjadi landasan nilai dan prinsip yang terus mengalir bagi setiap generasi. Namun akhir-akhir ini makna Pancasila seolah-olah terlupakan oleh sebagian masyarakat Indonesia, padahal sejarah perumusan Pancasila melalui proses yang sangat panjang oleh para pendiri negara ini sebagaimana yang termaktub dalam Pembukaan UUD 1945.
Pengamalan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari akan semakin menumbuhkan rasa saling menghormati dan menghargai antara sesama, memiliki sikap yang toleran, mengikis kebencian serta menghindarkan kita dari sikap anarkis.
“Refleksi nilai-nilai Pancasila ini juga strategis untuk membangkitkan dan menanamkan rasa kebhinekaan pada semua warga masyarakat tanpa memandang perbedaan suku, agama, budaya dan status sosialnya. Sehingga founding fathers bangsa telah membuat “pilihan cerdas” dengan menjadikan Pancasila sebagai dasar negara Indonesia,” ujarnya.

Bupati SBD juga menuturkan sebagai generasi penerus kita harus komitmen dan konsisten meneruskan cita-cita luhur para pendiri bangsa, yaitu dengan menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar segala sikap, tingkah laku, dan pedoman dalam hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara dalam kerangka negara Kesatuan Republik Indonesia ber “Bhinneka Tunggal Ika”.

Melalui momentum Hari Kesaktian Pancasila yang kita peringati hari ini, saya mengajak seluruh elemen masyarakat dan aparatur sipil negara untuk menjadikan Pancasila sebagai pemersatu untuk memelihara dan menjadi spirit membangun Kabupaten SBD sesuai dengan kebijakan strategis daerah yang dikemas dalam program tujuh jembatan emas yakni “Desa bercahaya, Desa berair, desa berkecukupan pangan, desa sehat, Desa cerdas, desa aman tentram dan desa wisata demi terwujudnya masyarakat SBD yang maju, berkualitas, berdaya saing, demokratis dan sejahtera,” tuturnya.
Usai pelaksanaan upacara Hari Kesaktian *** (Isto/005-22).

TNI AU Gelar Bhakti Sosial Operasi Katarak di SBD

Tambolaka, Kominfo – TNI Angkatan Udara (AU) Eltari Kupang melaksanakan kegiatan Bhakti Sosial Operasi Katarak serentak di Wilayah Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) yang diselenggarakan oleh TNI-AU, Jumat (29/9/2022) di RSUD Pratama Reda Bolo, Desa Watukawula, Kec. Kota Tambolaka, Kabupaten SBD Nusa Tenggara Timur.

Hadir dalam kegiatan pelaksanaan Launching Bhakti Sosial Operasi Katarak serentak tersebut Bupati SBD, dr. Kornelius Kodi Mete, Dandim 1629/SBD, Letkol Czi Novi Kurniawan ST., Letkol Kes Ahmad R. Ritonga TNI AU II Eltari Kupang, Danpos TNI-AU Kota Tambolaka Lettu Kes Widodo, Kapolres SBD yang diwakili oleh AKP Gd Uliana, Direktur RSUD Pratama Reda Bolo dr. Theresia Citra Mila Mesa, Dinas Perhubungan, Dinas Kominfo dan masyarakat yang melaksanakan Operasi Katarak.

Adapun petugas yang melaksanakan operasi katarak terdiri atas Dokter Spesialis Perdami Sulawesi Selatan 2 Orang, Dokter Umum 6 orang dan Perawat 1 orang untuk memberikan pelayanan operasi bagi 25 orang pasien yang dianggap sangat emergency.

Dalam kesempatan itu Bupati SBD dr. Kornelius Kodi Mete mengucapkan terima kasih kepada TNI AU yang sudah memperhatikan masyarakat Provinsi NTT khususnya Kabupaten SBD yang sudah membantu meringankan beban masyarakat untuk melaksanakan Operasi Katarak secara serentak.
“Masyarakat SBD masih banyak yang menghidap penyakit mata katarak dan jumlah masyarakat penderita mata Katarak yang sudah mendaftar sebanyak 205 orang tetapi yang akan siap di operasi sebanyak 25 orang” ungkapnya.

Bupati SBD menjelaskan penyakit mata katarak dapat menimpa setiap orang baik usia lanjut maupun yang masih usia produktif.
“Terima kasih banyak TNI sudah membantu masyarakat untuk mendapatkan akses yang mudah terjangkau dan Pemda sangat menyambut baik apa yang sudah TNI lakukan dengan melalui Bhakti Sosial Katarak ini sehingga dapat menekan angka kebutaan yang diakibatkan oleh katarak” tuturnya.
Untuk diktehui kegiatan Bhakti Sosial Operasi Katarak merupakan Program TNI-AU dalam Rangka Memperingati Hari Bhakti TNI-AU yang Ke-76 untuk membantu meringankan beban masyarakat untuk melaksanakan Operasi Mata Katarak.
Kegiatan Bhakti Sosial Operasi Katarak di bagi menjadi beberapa titik yaitu 22 Kabupaten/Kota seluruh Wilayah Provinsi NTT. Masyarakat SBD sangat antusias mengikuti Bhakti Sosial Operasi Katarak yang dilakukan oleh TNI AU dan sangat meringankan beban masyarakat yang menghidap Penyakit Mata Katarak.

Sebelumnya Danpos TNI-AU Kota Tambolaka Lettu Kes Widodo, mengatakan melihat respon masyarakat yang sangat tinggi, pihaknya akan mengupayakan agar pelaksanaan oeprasi katarak dapat diselenggarakan pada waktu mendatang.
“Melihat animo masyarakat yang cukup tinggi, TNI AU akan mengupayakan agar segera dilakukan lagi operasi katarak di Pulau Sumba (4 kabupaten), sehingga dapat terlayani semua masyarakat yang terkena katarak” ujarnya.

Sementara itu Direktur RSU Pratama Reda Bolo, dr. Theresia Citra Mila Mesa, mengatakan pihaknya mendukung penuh kegiatan bakti sosial TNI AU dalam melaksanakan operasi katarak di SBD. RSU Reda Bolo akan menyiapkan tempat untuk pelaksanaan operasi tersebut.
“Jika ada pasien yang harus oipname, kami siap membantu sehingga pelaksanaan operasi katarak tersebut dapat berjalan dengan baik dan masyarakat SBD mendapat pelayanan yang baik juga” ungkapnya. *** (Octa/002-22).