Pembangunan

Nilai Inti yang melandasi Visi dan Misi Kabupaten Sumba Barat Daya adalah seiring dengan ditetapkan Peraturan Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur nomor 17 Tahun 2008 tentang Rencana Jangka Menengah Daerah dengan Motto “Anggur Merah“ yang mempunyai makna alokasi anggaran digunakan untuk meningkatkan kesejateraan rakyat. Berlandaskan pada filosofi tersebut maka Kabupaten Sumba Barat Daya mempunyai  Motto “Desa Berair, Desa Bercahaya, Desa Berkecukupan Pangan, Dan Desa yang Tertib dan Aman“. Maksud dari motto tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut :

Desa Berair : Desa berair dimaksudkan agar masyarakat Sumba Darat Daya dapat menikmati air bersih untuk kebutuhan sehari hari dan terpenuhi kebutuhan air untuk pertanian dalam mendukung ketahanan pangan

Desa Bercahaya : Desa bercahaya dimaksudkan agar masyarakat Sumba Darat Daya dapat menikmati penerangan listrik baikdari PLN, Diesel maupun sumber energi lainnya.

Desa Berkecukupan Pangan : Desa berkecukupan dimaksudkan agar kebutuhan pangan utama maupun kebutuhan gizi masyarakat dapat terpenuhi dalam menyiapkan generasi yang sehat, kuat dan cerdas.

Desa Tertib dan Aman : Desa tertib dan aman dimaksudkan agar suasana tertib dan aman diwilayah Sumba Barat Daya selalu terjaga.


TUJUAN PEMBANGUNAN DAERAH

Tujuan Pembangunan Daerah Kabupaten Sumba Barat Daya yang ingin dicapai berdasarkan Visi dan Misi daerah adalah sebagai berikut :

  1. Meningkatnya pendapatan dan daya beli masyarakat.
  2. Meningkatnya kesempatan mengenyam pendidikan sekolah dan luar sekolah yang bermutu dan relevan dikalangan masyarakat.
  3. Meningkatnya kehidupan beriman, bermoral dan beretika dikalangan masyarakat.
  4. Meningkatnya mutu kesehatan masyarakat.
  5. Meningkatnya kehidupan demokrasi, saling menghargai dan kemampuan mengatur serta kemampuan mengurus daerah.
  6. Meningkatnya peran serta masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan.
  7. Meningkatnya penegakan hukum dan penghargaan hak-hak asasi manusia.
  8. Meningkatnya kesadaran untuk memanfaatkan SDA secara bertnggung jawab.
  9. Meningkat serta meluasnya lapangan kerja dan peluang usaha di kalangan masyarakat.
  10. Meningkatnya disiplin kerja dan etos kerja aparatur pemerintah daerah.
  11. Meningkatnya rasa aman, tertib dan tentram dikalangan masyarakat.
  12. Meluasnya kesadaran gender di kalangan masyarakat.
  13. Terwujudnya otonomi daerah secara bertahap.
  14. Meningkatnya jumlah serta mutu prasarana dan sarana yang relevan dengan pembangunan.


STRATEGI PEMBANGUNAN DAERAH

Bertolak dari Visi, Misi dan Nilai Inti serta Tujuan tersebut diatas, Strategi pembangunan Kabupaten Sumba Barat Daya terdiri dari pemberdayaan masyarakat dan pembangunan agribisnis berwawasan lingkungan yang di kemas dalam Issu Strategis Kabupaten Sumba Barat Daya yakni Desa Berair, Desa Bercahaya, Desa Berkecupan Pangan, Desa yang Tertib dan Aman.

Motto tersebut sinkron dengan Pemerintah Provinsi, dimana alokasi anggaran diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan air bersih, kebutuhan listrik, meningkatkan kecukupan pangan dan gizi masyarakat dan mewujudkan wilayah Sumba Barat Daya sebagai daerah yang tertib dan aman. Selanjutnya program-program untuk mewujudkan motto tersebut ditetapkan sebagai program prioritas.

Sumba Barat Daya

Kabupaten Sumba Barat Daya merupakan salah satu Kabupaten pemekaran dari Kabupaten Sumba Barat dan yang dibentuk berdasarkan UU Nomor 16 Tahun 2007 tentang Pembentukan Kabupaten Sumba Barat Daya dalam Wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur (Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2007, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4692) sehingga menjadi salah satu Kabupaten dari 21 Kabupaten / Kota Madya di Provinsi Nusa Tenggara Timur.