Selayang Pandang

Kabupaten Sumba Barat Daya merupakan salah satu Kabupaten pemekaran dari Kabupaten Sumba Barat dan yang dibentuk berdasarkan UU Nomor 16 Tahun 2007 tentang Pembentukan Kabupaten Sumba Barat Daya dalam Wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur (Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2007, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4692) sehingga menjadi salah satu Kabupaten dari 21 Kabupaten / Kota Madya di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Logo Kabupaten Sumba Barat Daya berbentuk perisai umum bersisi lima, menggambarkan potensi aman masyarakat daerah serta semboyan untuk mewujudkan keragaman tersebut. Warna merah melambangkan keberanian untuk maju berkembang; putih melambangkan kujujuran dan keikhlasan hati dalam kata dan tindakan; hijau melambangkan harapan untuk bertumbuh dan berkembang sekaligus melogokan kemakmuran dan keadilan; hitam melambangkan keteguhan dan keabadian; kuning melambangkan keluhuran, keagungan dan kejayaan; cokelat melambangkan kematangan dan keseriusan dalam membangun dan melaksanakan komitmen.

Semboyan Logo daerah dalam bentuk peribahasa, "Loda Wee Maringi Pada Wee Malala" berarti tanah yang terberkati, subur dan makmur, daerah yang sejuk dan segar.

 

Visi & Misi Pembangunan Daerah


A. VISI PEMBANGUNAN DAERAH


Terwujudnya masyarakat Sumba Barat Daya yang damai, maju sejahtera dalam artian meningkatkan taraf hidupnya baik material maupun spiritual, aman dan tertib demokratis, berkeadilan sosial, berwawasan gender, saling tunjang menunjang dalam berkarya, beroriantasi pembangunan berkelanjutan dan pemerintahan yang jujur serta melayani.

Adapun yang menjadi Visi Kabupaten Sumba Barat Daya yang ditetapkan dalam rencana pembangunan lima tahun kedepan adalah “ Terwujudnya Masyarakat Sumba Barat Daya Yang Maju, Berdaya Saing, Demokratis Dan Sejahtera “

Visi tersebut mengandung  pengertian bahwa kondisi masyarakat Sumba Barat Daya dalam lima tahun kedepan menjadi masyarakat yang sejahtera dan maju ditopang dengan pemerintahan yang demokratis dan akuntabel.

Maju : mengandung pengertian masyarakat Sumba Barat Daya mampu memperoleh pendidikan lebih baik, layanan kesehatan yang memadai dan terpenuhinya kebutuhan sarana dan prasarana dasar.

Berdaya Saing : Mengandung pengertian dapat menumbuh kembangkan kemampuan daya saing di kalangan masyarakat dan Pemerintah Daerah dan tata kelola pemerintahan yang baik serta kehidupan demokrasi partisipatif.

Demokratis : mengandung pengertian masyarakat bisa mendapatkan hak-haknya dan mampu menjalankan kewajiban-kewajibannya sesuai dengan azas kepatutan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku sebagai warga negara dan warga masyarakat dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Sejahtera : mengandung pengertian suatu kondisi dimana masyarakat terpenuhinya kebutuhan jasmani dan rohani. Kebutuhan jasmani artinya terpenuhinya kebutuhan sandang, pangan dan papan. Sedangkan kebutuhan rohani dalam arti terpenuhinya rasa aman, tentram dalam alam kehidupan yang demokratis, saling toleran dan menghargai.


B. MISI PEMBANGUNAN DAERAH

Dalam mewujudkan Visi Kabupaten Sumba Barat Daya lima tahun mendatang, maka Misi pembangunan daerah tahun 2009 – 2013 yakni :

  1. Mewujudkan masyarakat Sumba Barat Daya yang maju, di dukung prasarana dan sarana yang memadai.
    Misi ini mengandung pengertian diharapkan masyarakat Sumba Barat Daya menjadi masyarakat yang cerdas dengan ditopang meningkatnya mutu pendidikan dan kesempatan memperoleh pendidikan yang murah dan terjangkau oleh masyarakat.
  2. Mewujudkan pemerintahan yang demokratis dan akuntabel.
    Mengandung pengertian pemerintahan yang demokratis dan akuntabel dalam proses perumusan kebijakan dan perencanaan pembangunan dengan mengikutsertakan masyarakat. Pemerintahan yang akuntabel adalah pemerintahan yang yang mampu menjawab keinginan masyarakat dengan pengelolaan pemerintahan yang baik dan transparan.
  3. Mewujudkan kehidupan masyarakat Sumba Barat Daya yang sejahtera.
    Mengandung arti masyarakat Sumba Barat Daya yang sejahtera dimana adanya kehidupan harmonis dimasyarakat, baik dalam kehidupan  beragama maupun masyarakat, sehingga tercipta adanya rasa aman, tenteram dan tumbuhnya rasa kesetia kawanan sosial. Selain itu diharapkan terciptanya roda perekonomian berkembang dengan baik sehingga pendapatan masyarakat meningkat dan hidup dalam kondisi berkecukupan.

 

Sumba Barat Daya

Kabupaten Sumba Barat Daya merupakan salah satu Kabupaten pemekaran dari Kabupaten Sumba Barat dan yang dibentuk berdasarkan UU Nomor 16 Tahun 2007 tentang Pembentukan Kabupaten Sumba Barat Daya dalam Wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur (Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2007, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4692) sehingga menjadi salah satu Kabupaten dari 21 Kabupaten / Kota Madya di Provinsi Nusa Tenggara Timur.