Geografi & Peta Wilayah

Secara Geografik letak Kabupaten Sumba Barat Daya terletak pada :

  • 9º,18 – 10º,20 LS (Lintang Selatan)
  • 118º,55 – 120º,23 BT (Bujur Timur)


Batas Wilayah Administrative Kabupaten Sumba Barat Daya di batasi oleh :

  • Sebelah Utara berbatasan dengan Laut Sumba.
  • Sebelah Selatan berbatasan dengan Samudra Indonesia & Kab. Sumba Barat.
  • Sebelah Barat berbatasan dengan Samudra Indonesia.
  • Sebelah Timur berbatasan dengan Kabupaten Sumba Barat.


Luas wilayah Kabupaten Sumba Barat Daya : 1.445,77 Km², meliputi 8 (delapan) wilayah Kecamatan dan masing-masing kecamatan terbagi lagi dalam desa dan kelurahan, yaitu ada sebanyak 94 desa dan 2 kelurahan.


Topografi

Wilayah topografi Kabupaten Sumba Barat Daya yang merupakan pemekaran dari Kabupaten Sumba Barat (Induk), menurut Meizer dan Pfeiffer (1964) membagi dalam 7 jenis topografi, karena pembagiannya sangat sulit untuk diamati maka untuk lebih mempermudah pengamatan pembagian wilayah topografi dibuat dalam 5 kelompok yaitu :

  1. Wilayah gunung ditandai dengan kemiringan yang tinggi, wilayah ini meliputi Pegunungan Yawila.
  2. Wilayah perbukitan ditandai dengan kemiringan yang lebih rendah dari wilayah gunung.
  3. Wilayah undukan dekat laut ditandai dengan undukan dan jurang yang curam sepanjang pantai selatan.
  4. Wilayah datar yang cukup luas dan dikelilingi bukit seperti dataran Kodi dan Loura. 
  5. Wilayah dataran alluvial ditandai dengan dataran yang agak sempit sekitar sungai.

Dataran Kabupaten Sumba Barat Daya merupakan dataran yang berbukit – bukit dengan ketinggian dari permukaan laut berkisar ± 0 hingga 850 MSL (Mean Sea Level), Untuk kemiringan lahan Wilayah Kabupaten Sumba Barat Daya dan sepanjang pantai relatif datar. Topografi Kabupaten Sumba Barat Daya berbukit dan mengakibatkan tanah rentan terhadap erosi.


Iklim

Kabupaten Sumba Barat Daya dan Propinsi Nusa Tenggara Timur seperti halnya di tempat lain di Indonesia  dikenal  dengan 2 (dua) musim yaitu Musim Kemarau dan Musim Hujan.

Musim Kemarau yang  disebabkan oleh adanya arus angin pada bulan Juni sampai dengan September berasal dari Australia yang tidak banyak mengandung uap air, ini terjadi selama  7 – 8 bulan musim kemarau.

Musim Hujan yang disebabkan oleh adanya arus angin pada bulan Desember sampai dengan Maret berasal dari Asia dan Samudra Pasifik yang banyak mengandung uap air, ini terjadi selama 4 – 5 bulan musim hujan.

Keadaan seperti ini berganti setiap tahun setelah melewati masa peralihan pada bulan April – Mei dan Oktober – Nopember. Walaupun demikian mengingat Kabupaten Sumba Barat Daya dan pada umumnya Nusa Tenggara Timur lebih dekat dengan Australia, mengakibatkan arus angin yang banyak mengandung uap air dari Asia dan Samudra Pasifik waktu sampai di wilayah Kabupaten Sumba Barat Daya kandungan uap airnya sudah berkurang, sehingga mengakibatkan hari hujan di kabupaten Sumba Barat Daya lebih sedikit di bandingkan dengan wilayah yang lebih dekat dengan Asia. Hal ini menjadikan Kabupaten Sumba Barat Daya sebagai wilayah yang tergolong kering dimana hanya 4 (empat) bulan keadaannya relatif basah dan 8 (delapan) bulan sisanya relatif kering.


Suhu

Suhu rata–rata wilayah Kabupaten Sumba Barat Daya berkisar antara 21º C–24ºC. temperatur udara rat-rata sekitar 27 º C. dan temperatur udara tertinggi 33,7ºC yang terjadi pada bulan Nopember, sedangkan terendah 21,5 ºC terjadi pada bulan Agustus.

Sumba Barat Daya

Kabupaten Sumba Barat Daya merupakan salah satu Kabupaten pemekaran dari Kabupaten Sumba Barat dan yang dibentuk berdasarkan UU Nomor 16 Tahun 2007 tentang Pembentukan Kabupaten Sumba Barat Daya dalam Wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur (Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2007, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4692) sehingga menjadi salah satu Kabupaten dari 21 Kabupaten / Kota Madya di Provinsi Nusa Tenggara Timur.