8 Mahasiswa Asal Perancis Turun KKN di Desa Buru Deilo

SHARE

Tambolaka, Kominfo – 8 mahasiswa asal Perancis dari organisasi Solidari Terre Perancis turun melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Buru Deilo, Kecamatan Wewewa Selatan, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) Nusa Tenggara Timur, Kamis (8/7/2021).

Kedatangan 8 orang mahasiswa Perancis tersebut bertujuan untuk melakukan Kerja Sosial yaitu membangun 4 jamban sederhana dan 1 unit balai belajar bersama perpustakaan desa yang dilengkapi dengan toilet dan bak air permanen.

Disamping itu, Yayasan Harapan Sumba mendapatkan kepercayaan dari Solidari Terre untuk mengelola dana pembangunan tersebut.

Pada kesempatan tersebut, Rambu Anarara Wulang Paranggi selaku Pembina Yayasan Harapan Sumba meminta kepada warga desa Buru Deilo yang hadir pada saat itu agar jangan membuang waktu dalam pembangunan khususnya balai belajar demi kemajuan pendidikan anak-anak di Desa Buru Deilo.

Kata Rambu dalam arahannya di depan masyarakat Buru Deilo, Mahasiswa asal Perancis berkunjung sampai kesini bukanlah karena Pemerintah yang menanggung biayanya.

“Melainkan uang tabungan mereka sendiri bahkan sampai harus bekerja untuk biaya kedatangan dan bahan-bahan material pembangunan ini. Lihatlah hati mereka karena rasa ingin berbagi itulah yang mahal,” ujarnya.

Sementara itu Kabid LKP Dinas Kominfo SBD, Yublina Dapasapu yang dihubungi media via telepon menjelaskan kegiatan yang dilaksanakan oleh 8 orang mahasiswa asal Perancis ini merupakan kegiatan rutin pada musim panas oleh tim mahasiswa dari organisasi Solidari Terre dari dua kampus di Perancis yaitu Sekolah Bisnis Emlyon dan Ecole Centrale de Lyon.

“Organisasi mahasiswa ini melakukan kerja sosialnya menyebar ke 6-8 negara di Asia, Afrika dan Amerika. Sejak tahun 2010 Yayasan Harapan Sumba mendapat kepercayaan untuk mengelola dana  untuk pembangunan jamban, bak air dan balai belajar untuk warga desa,” tuturnya.

Dirinya berharap warga masyarakat desa bisa menggunakan fasilitas-fasilitas yang sudah disiapkan ini dan dipelihara dengan baik, sehingga niat tulus dari Mahasiswa Perancis ini dapat bermanfaat bagi masyarakat di desa.

“Tentunya ucapan terima kasih untuk kelompok mahasiswa dari Perancis ini dan juga Yayasan Harapan Sumba yang telah memfasilitasi kegiatan kerja sosial ini,” ujarnya.

Untuk diketahui Delvianus Ngongo Bulu tokoh masyarakat di Desa Buru Deilo telah menghibahkan tanahnya untuk dibangun perpustakaan. 

Aktivitas pengerjaan pembangunan ini akan berlangsung selama 10 hari terhitung mulai 8-22 Juli 2021. (MC. Kabupaten SBD/Octa/Isto/toeb)