Anggota DPR RI Bantu Alat Rapid Antigen untuk Posko COVID-19 SBD

SHARE

Tambolaka, Kominfo – Anggota Komisi IX DPR RI, Ratu Wulla Talu memberikan bantuan 500 alat rapid antigen untuk Posko COVID-19 Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) yang diterima Kadis Kesehatan SBD, drg. Yulianus Kaleka di Posko COVID-19 Kabupaten SBD, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (13/3/2021).

Pemberian alat rapid antigen tersebut disaksikan oleh Markus Dairo Talu Bupati SBD periode 2014-2019. Juga disaksikan oleh Ketua Pelaksana Satgas COVID-19 SBD, Mathias Jenga bersama seluruh anggota Tim Satgas dan Pers.

Dalam kesempatan itu, Ratu Wulla Talu mengapresiasi penanganan pencegahan COVID-19 dan masyarakat benar-benar mematuhi anjuran protokol kesehatan.

Dia juga menegaskan kepada Tim Satgat COVID-19 Kabupaten SBD agar benar-benar menjalankan tugas dengan optimal. Berani dan tegas dalam hal ini ketika tim menjalankan tugas pencegahan dan mendapatkan warga dengan gejala COVID-19 dan melakukan pemeriksaan lebih lanjut apabila dalam pemeriksaan warga tersebut dinyatakan positif.

“Kalau dia benar-benar positif COVID-19 dan dinyatakan meninggal karena COVID-19, harus ditangani dengan tegas dan tidak boleh ada kelonggaran dalam penanganan secara protokol COVID-19. Dengan cara seperti ini, secara pribadi saya siap dengan tegas mendukung peran Tim Satgas demi memutus mata rantai penyebaran COVID-19," ujar dia.

Lebih lanjut dia menyampaikan bahwa, tantangan yang dihadapi di lapangan dalam menjalankan tugas memang banyak. Tetapi dia mengajak agar tetap bersabar, manakalah muncul isu-isu di tengah masyarakat atau polemik.

“Kita tidak boleh menanggapinya secara emosional, harus menggunakan cara yang halus dan selalu duduk bersama-sama untuk mendiskusikan segala hal yang merupakan tantangan serta jangan terpancing emosi," ujar dia.

Dalam kunjungan ke Posko penanganan COVID-19, dia mengatakan bahwa, harus berhati-hati dan waspada dalam menghadapi situasi penyebaran COVID-19 ini dan masyarakat harus taat dengan protokol kesehatan agar dapat memutus mata rantai penyebaran COVID- 19.

Dia juga menjelaskan bahwa tujuan utama melakukan kunjungan di Posko COVID-19 SBD adalah ia merasa terganggu dengan berita yang viral bahwa rupanya alat rapid antigen dikomersialkan.

“Ternyata ketika saya kunjungan di Posko dan mendengar penjelasan dari Kadis Kesehatan, Yulianus Kaleka bahwa rapid antigen dilakukan secara gratis. Inilah fungsi tujuan kedatangan dan kehadiran pemerintah untuk melindungi dan melayani masyarakat," tutur dia.

Yulianus Kaleka memberikan penjelasan terkait berita viral yang menyudutkan Posko COVID-19 dengan sebuah pernyataan terkait rapid antigen itu tidak benar. "Kegiatan pelaksanaan Tim Satgas COVID-19 benar-benar berjalan dengan optimal dan terkait dengan rapid antigen kami melayani rapid secara gratis," ungkap dia.

Apabila mendengar informasi di tengah masyarakat bahwa pelayanan pemeriksaan rapid harus membayar dengan uang itu tidak benar dan Satgas COVID-19 tidak pernah melakukan hal semacam itu.

Kadis Kesehatan juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Ratu Wulla Talu anggota DPR RI komisi IX yang telah mengunjungi Posko COVID-19 dan memberikan bantuan alat rapid antigen tersebut. MC. Kabupaten SBD/Isto