Binda NTT Kembali Gelar Vaksinasi di Desa Bondo Boghila

SHARE

Tambolaka, Kominfo - Usai melakukan pelayanan vaksinasi di Kecamatan Kodi Utara, Senin (22/11/21) yang lalu, Badan Intelejen Negara Daerah (Binda) Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali melanjutkan pelayanan vaksninasi untuk pelajar, masyarakat dan lansia di SD Kalembu Komi, Desa Bondo Boghila, Kecamatan Loura, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Rabu (24/11/2021).

Hadir dalam kegiatan vaksinasi tersebut, Kapos BIN SBD, Marselinus Bali Ngara, Sekretaris Desa Bondo Boghila, Kapolsek Loura AKP Edy, Babinsa 1629/01 Loura, dan Bhabinkamtibmas Loura.

Kepada media Kapolsek Loura, AKP Edy menjelaskan saat ini bekerja sama dengan Binda NTT yang ada di SBD dilakukan vaksinasi bagi masyarakat, pelajar dan lansia setempat.

“Kita focus di Desa Bondo Boghila, Desa Loko Kalada dan desa sekitarnya dengan melakukan penjemputan secara door to door  bagi warga masyarakat yang belum divaksin” katanya.

AKP Edy menjelaskan alas an dilakukan penjemputan karena masyarakat masih enggan untuk divaksin, sehingga pihaknya juga memberi pemahaman pada masyarakat pentingnya vaksinasi untuk Herd Immunity atau kekebalan imun tubuh.

“Untuk penjemputannya kita pakai kendaraan patroli Polsek Loura dan kendaraan Kodim 1629/SBD. Saat ini masih sedang berjalan pelaksanaan vaksinasinya dan diperkirakan sekitar 500 orang bisa terlayani,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu juga AKP Edy terus menghimbau masyarakat Loura secara khusus dan masyarakat Kota Loura secara umum untuk divaksin karena sudah terbukti bagi kekebalan komunal.

Pihaknya juga terus mendorong para kepala desa sampai kepala dusun untuk mendata keluarga yang belum divaksin, sehingga bisa dikunjungi dan langsung melakukan vaksinasi di tempat.

“Kita tidak lagi menunggu di Puskesmas, kita yang mendatangi dan langsung memberikan pelayanan pada masyarakat. Saat ini untuk wilayah hukum Polsek Loura, di kecamatan Kota sudah mencapai 70%, sedangkan untuk Kecamatan Loura baru 65%. Kita targetkan dalam waktu dekat sudah harus mencapai 75% atau lebih,” tuturnya. (MC. Kabupaten SBD/Isto)