BPK RI Terapkan Audit Secara Online di Masa Covid-19

SHARE

Bertempat di Kantor Dinas Kominfo Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Selasa (2/6/20) diselenggarakan Video Conference (Vicon) BPK perwakilan NTT dengan Bupati dan DPRD se-NTT.   Bupati SBD dr. Kornelius Kodi Mete, Ketua DPRD Rudolf Radu Holo beserta wakil ketua II DPRD, Plt. Sekda SBD  dan beberapa pimpinan SKPD tampak hadir mengikuti Vicon tersebut.

 

Dalam Vicon yang membahas audit penggunaan dana covid-19 yang dilakukan secara online oleh BPK RI,  Bupati SBD dr. Kornelius menyambut baik rencana tersebut. Dirinya mengatakan walaupun audit di lakukan secara online atau Vicon atau dengan cara apa saja, tetapi berharap supaya diselesaikan dalam waktu yang tidak terlalu lama.

Kata Bupati Kornelius,  kami ingin dapat hasil yang lebih cepat,  supaya bisa atasi apa yang akan kami perbaikai di masa yang akan datang.   Demikian juga hasilnya nanti kami tidak selalu berharap opini seperti apa,  yang pasti yang kami harapkan adalah realita keberadaan pembangunan di SBD masa lalu dan itu menjadi acuan di masa mendatang.

Dari 60 hari yang ditentukan oleh BPK, dirinya berharap mudah-mudahan lebih cepat, karena kekuatiran kami dengan refocusing dan realokasi mudah-mudahan dengan cepat, maka kami akan masuk pada tahap lebih lanjut dengan mitra DPRD untuk perubahan anggaran dan itu menjadi sebuah semangat baru untuk kami  melihat hal-hal yang akan datang.

“Kami sunguh-sungguh merindukan supaya Covid-19 bisa berlalu cepat,  supaya kerinduan untuk bertatap muka bisa kita wujudkan dan tentu tidak hanya bertemu muka tetapi saling menyapa dan memberi kekuatan untuk membangun SBD secara khusus, membangun NTT dan membangun Negara Republik Indonesia” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama Ketua DPRD SBD Rudolf Radu Holo mensyukuri lewat media (Vicon) ini kita masih bisa melaksanakan komonikasi,  saling memberi keyakinan dan kepercayaan dalam rangka mengaudit keuangan yang kita lakukan hari ini.

Rudolf mengatakan dengan masa waktu 60 hari,  kami dari lembaga DPRD sangat mengharapkan BPK RI perwakilan NTT dalam audit kedepan ini supaya betul-betul memahami dan melaksanakan tugas-tugas pokok yang telah diamanatkan oleh UU.

“Kami DPRD mempunya 3 fungsi yaitu fungsi legislasi, fungsi anggaran dan fungsi pengawasan tentunya dalam suasana seperti ini kami juga akan melaksanakan tugas dan fungsi kami terutama fungsi control DPRD” tuturnya.

Lanjut Rudolf, kami percaya kepada Pemda SBD untuk melakukan hal-hal transparansi angaran dalam audit yang dilakukan oleh BPK RI perwakilan NTT. Dengan situasi saat ini  Covid-19, dirinya mengharapkan kepada Pemda SBD untuk membentuk tim yang sunguh-sunguh berguna, yang mempunyai kemampuan untuk atasi covid-19.

“Tidak banyak hal yang bisa kita buat dengan situasi ini, kami Lembaga DPRD mempercayakan kepada  BPK RI perwakilan NTT, Pemda SBD melalui tim teknis anggaran untuk melakukan hal-hal yang berkaitan dengan keuangan Negara” pungkasnya.

Dipantau oleh media ini kegiatan pelaksanaan vicon ini berjalan dengan lancar dari para Bupati serta DPRD mendapat arahan dan himbauan dari BPK RI Perwakilan NTT serta juga berkesempatan menyampaikan situasi dan kondisi masing-masing kabupaten dalam menyambut audit secara online oleh BPK RI.(MC. Kabupaten Sumba Barat Daya/Octa/Isto)