Bupati SBD Kukuhkan Gugus Tugas PAUD HI Periode 2020-2024

SHARE

Tambolaka, Kominfo – Bupati Sumba Barat Daya (SBD) mengukuhkan Gugus Tugas Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Holistik Integratif (HI) Periode 2020-2024, di Lopo Rumah Jabatan Bupati SBD Desa Radamata Kecamatan Kota Tambolaka Kabupaten SBD Propinsi Nusa Tenggara Timur, Senin (31/8/2020).

Tujuan dibentuk dan dikukuhkannya Gugus Tugas PAUD HI ini untuk penanganan stunting yang dimulai sejak dini yaitu 1000 hari pertumbuhan bayi sejak terbentuknya janin hingga umur 2 tahun secara bertahap.

Pengukuhan Gugus Tugas PAUD HI disaksikan oleh perwakilan Dandim 1629/SBD Pasi Log Kapten Inf. M. Zainul Eksan, Perwakilan dari Polres SBD, Pdt. Irene Takandjandji, Ketua Penggerak PKK Margareta W. Tatik Mete, pengurus Lembaga SID Kabupaten SBD, beberapa Pimpinan OPD yang hadir, dan Pers.

Dalam sambutan Bupati SBD dr. Kornelius Kodi Mete mengatakan bahwa kegiatan pengukuhan hari ini kita maknai dan kita syukuri sebagai upaya dan gerakan bersama dalam melakukan perubahan dan terobosan untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) khususnya dalam pengembangan anak usia dini yang holistik dan integratif di Kabupaten SBD.

Bapak/ibu pengurus Gugus Tugas PAUD HI yang dikukuhkan hari ini merupakan angkatan atau periode pertama di Kabupaten SBD yang memiliki tanggung jawab besar dalam melaksanakan tugas mulia untuk membentuk karakter dan kecerdasan anak-anak kita.

Apa yang telah kita lakukan hari ini akan menentukan masa depan generasi emas anak-anak di Kabupaten SBD.

Lebih lanjut Bupati mengatakan, penanganan anak usia dini telah menjadi isu global dan mendapat perhatian yang cukup besar.

Sehingga tidak menghalangkan bagi negara maju dan berkembang menaru perhatian yang cukup besar terhadap penyelenggaraan dan pengembangan anak usia dini termasuk di negara Indonesia dan di SBD juga sudah mulai dibentuknya PAUD HI.

“Lahirnya peraturan Presiden nomor 60 tahun 2013 tentang pengembangan anak usia dini holistik dan integratif merupakan bentuk dorongan dan dukungan penuh pemerintah untuk mewujudkan anak Indonesia yang cerdas, sehat, ceria, penuh karakter dan beraklhak mulia” ungkapnya.

Kornelius juga mengucapkan rasa terima kasih dan apresiasi yang luar biasa kepada lembaga Sumba Integratif Development (SID) yang telah memprakarsai program PAUD HI di Kabupaten SBD dan mendorong terbentuknya Gugus Tugas ini.

Tentunya perasaan terbentuknya gugus tugas ini, tidak terlepas dari kerjasama dan peran penting dari semua lintas sektor OPD dan stakholder yang terlibat didalamnya.

Oleh karena itu, hari ini kita kukuhkan pengurus Gugus Tugas ini, supaya cerita masa lalu dan masa kini tidak terulang lagi yaitu madah kesehatan dan pendidikan di SBD.

Dengan dibentuknya Gugus Tugas PAUD HI, percepatan implementasi pengembagan dan pelayanan anak usia dini yang holistik dan integratif bisa kita wujudkan.

Wadah ini menjadi sangat penting, karena SBD masih mengalami banyak persoalan yang sangat serius. Untuk mengatasi persoalan itu, kita harus mengambil langkah yang tepat untuk kita wujudkan generasi hebat di masa yang akan datang.

PAUD bagi anak merupakan langkah penting dalam mempersiakan generasi emas yang berkualitas. Karena anak adalah anugerah Tuhan sebagai tempat kita meneruskan cita-cita bangsa.

"Keberhasilan anak usia dini merupakan landasan bagi keberhasilan pendidikan pada jenjang berikutnya. Pendidikan usia dini merupakan pendidikan yang sangat mendasar dan strategis dalam pengembangan SDM,” ujarnya.

Bupati juga berharap kepada pengurus Gugus Tugas PAUD HI yang terlantik agar menjadi perpanjangan tangan program pemerintah dalam mewujudkan PAUD yang holistik dan integratif tujuh jembatan emas khususnya dalam mewujudkan desa cerdas, desa sehat di Kabupaten SBD.

Oleh karena itu, saya berharap Gugus Tugas PAUD HI benar-benar menjadi pilar utama pembangunan SDM dan saya yakin bapak/ibu mampu menjalankan peranan dan fungsinya sesuai dengan visi misi Gugus Tugas PAUD HI terwujudnya generasi emas Kabupaten SBD yang berkelanjutan.

Di Desa juga ada Sarjana Pelopor masing-masing desa 5 orang yang mengkawal program tujuh jembatan emas, akan semakin banyak orang pintar di desa. Dan ditambah lagi Gugus Tugas PAUD HI dan kita semua bergandeng tangan, maka akan lebih mantap untuk mensukseskan desa cerdas dan sehat.

Gugus Tugas PAUD HI harus benar-benar menjadi ujung tombak perubahan generasi emas anak yang bermartabat dan beraklhak mulia.

"Dan menjadi contoh bisa menginspirasi berbagai pihak untuk terlibat dan mengambil bagian dalam proses mencapai tujuan bersama mewujudkan PAUD holistik dan integratif,” tuturnya. (MC. Kabupaten Sumba Barat Daya/Isto/toeb)