Bupati Sumba Barat Daya Kukuhkan Tiga Program Jembatan Emas di Desa Lagalete

SHARE

Lagalete, Kominfo – Tiga Program dari Tujuh Program Jembatan Emas telah dikukuhkan oleh Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Kornelius Kodi Mete yakni, Desa Pintar, Desa Aman Tentram dan Desa Bercahaya di Desa Lagalete Kecamatan Wewewa Barat Kabupaten SBD Nusa Tenggara Timur, Sabtu, (13/11/2021).

Tiga program yang dikukuhkan oleh Bupati SBD ditandai dengan pemukulan gong yang disaksikan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Christofel Horo, Asisten Perekonomian dan Pembangunan,Daud Lende Umbu Moto, Ketua Dekranasda SBD, Ny. Margaretha Tatik W. Mete, Wakil Ketua Dekranasda SBD, Octavina T. Samani, Wakapolres SBD, AKP, Yosef Taus Tilis, Danramil 1629-01 Laratama Kapten Inf. Samuel N. Guba, Kapolsek Wewewa Barat, Camat Wewewa Barat dan Kepala Desa Lagalete.

Bupati SBD mengatakan bahwa Desa Lagalete adalah desa yang memiliki masyarakat yang pintar. Bukan pintar dalam berpolitik, tapi pintar dalam hal mendukung kepala desa untuk membangun desa dan mensejahterakan masyarakat Desa Lagalete.

“Ini terbukti dengan 3 program telah disukseskan oleh desa Lagalete dan membawa perubahan yang sangat luar biasa. Desa Lagalete memiliki masyarakat yang pintar, masyarakat aman dan tentram serta masyarakat yang memiliki rumah bercahaya yang artinya semua rumah penduduk telah memiliki jaringan listrik” katanya.

Bupati SBD,Kornelius Kodi Mete menjelaskan, dulu Desa Lagalete berada pada zona merah dalam hal keamanan dan ketertiban di desa, akan tetapi  di masa kepemimpinan kepala desa terpilih pada masa periode 2015-2021, zona merah itu telah berubah menjadi zona hijau. Saya ikut benar apa yang terjadi di Desa Lagalete pada waktu itu dan apa yang sudah berubah saat ini. Desa Lagalete saat ini masyarakatnya benar-benar aman tentram.

“Saya berharap, kepada masyarakat Desa Lagalete menjaga kekompakan, dan masyarakat tidak boleh terlena. Terus bekerja dengan penuh kecerdasan untuk kemajuan desa dan juga keamanan desa yang sudah keluar dari zona merah menjadi zona hijau,” tuturnya. (MC. Kabupaten SBD/Isto/Eyv)