Dandim 1629/SBD Pimpin Pra TMMD ke 109 di Kodi Bangedo

SHARE

Kodi, Tambolaka, Kominfo – Meski pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-109 Kodim 1629/SBD secara resmi belum dimulai.

Namun Tim satgas TMMD yang sudah ada telah melaksanakan kegiatan awal yaitu Pra TMMD bersama masyarakat yang ada di desa Maliti Bondo Ate Kecamatan Kodi Bangedo Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) Propinsi Nusa Tenggara Timur.

Pra TMMD ke-109 yang dimulai pada hari Sabtu tanggal 12 September 2020 dengan pengerjan membuka jalan sepanjang 1,4 km.

Dandim 1629/SBD selaku Dansatgas terlibat langsung dalam pra TMMD ini yang didamping Kasdim, Pasi intel, Pasi Ops, Danramil 02/Kodi, Camat Kodi Bangedo sampai Babinsa berbaur bersama warga desa Maliti untuk bergotong royong dan bekerja bersama mengerjakan pembukaan jalan dan merehap 3 gedung gereja serta membersihkan tempat yang akan dijadikan posko TMMD.

Sementara itu Dandim Kodim 1629/SBD Letkol Inf Laode M. Sabaruddin yang ditemui media, Senin (14/9/2020) menjelaskan, kegiatan pra TMMD sudah mulai dilakukan.

Menurutnya, atas dasar berbagai pertimbangan kegiatan Pra TMMD perlu dilakukan, karena khawatir adanya kendala tak terduga seperti cuaca hujan sehingga selama 30 hari kegiatan TMMD tidak cukup waktu dan kurang maksimal.

“Selain khawatir waktu tidak mencukupi, Pra TMMD ini juga bertujuan supaya kegiatan yang akan dilaksanakan oleh Satgas TMMD lebih ringan, karena sudah didahului dengan Pra TMMD dari segi pekerjaan,” ungkap Dandim 1629/SBD.

Labih lanjut Letkol Inf. Laode M Sabaruddin berharap melalui program TMMD tersebut akan memberi nilai silaturrahmi kemanunggalan TNI dengan rakyat secara nyata di lapangan, karena sesuai dengan motto TNI bahwasanya “bersama rakyat TNI kuat”.

Maka TNI harus selalu menjaga supaya kemanunggalan antara TNI dan rakyat. Kalau tanpa rakyat, TNI tidak bisa berbuat apa-apa, selain itu membina hubungan komunikasi sosial serta membantu perbaikan dan merehab gereja yang ada di desa Maliti Bondo Ate.

“Rehab gereja ini dimaksudkan agar nantinya bisa dipakai untuk kegiatan ibadah. Selain itu agar masyarakat bisa melaksanakan kegiatan dengan baik serta mengajak masyarakat untuk membangkitkan nilai-nilai gotong-royong,” tuturnya lebih jauh.

Danramil 02/1629/SBD selaku komandan SSK memberikan pengarahan dan pembagian tugas masing-masing kelompok regu untuk mengetahui tempat dan tugasnya.

Adapun sasaran TMMD antara lain pembukaan jalan usaha tani sepanjang 1,4 km, Perehapan gedung Gereja Kristen Sumba (GKS) Manangga Daha, Perehapan GKS Homba Kombo.

Serta, Pembuatan bak air di Waikataku, pembuatan MCK di Kampung Adat Rate Nggaro dan perehapan GKS Ronamaro (sasaran tambahan). (MC. Kabupaten Sumba Barat Daya/Octa/toeb)