Intel Kodim 1629/SBD dan Media Gagalkan Penimbunan BBM

SHARE

Tambolaka, Kominfo – Personel intel Kodim 1629/SBD, media Nasional dan media lokal Sumba Barat Daya (SBD) menggagalkan penimbunan BBM oleh kendaraan bus mini dengan nomor polisi ED 7090 C yang dikendarai Sebastian Mone alias Basti.

Bus mini asal Kodi Utara Bukambero milik Bapa Sentu dibuntuti oleh intel Kodim 1629/SBD dan 2 orang wartawan saat mondar mandir dari SPBU Radamata menuju sebuah rumah warga Desa Kalena Wanno, Kecamatan Kota Tambolaka, Kabupaten SBD, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (10/9/2020).

Sebelumnya intel Kodim 1629/SBD, Joni yang sedang melakukan tugasnya di Kota Tambolaka, menaruh perhatian dan curiga pada bus dengan nomor polisi ED 7090 C, yang mondar-mandir ke SPBU Radamata tetapi tidak ada satu pun penumpang di dalam bus tersebut.

Kemudian Joni membuntuti kendaraan bus tersebut dan menemukan sedang parkir dan melakukan penyedotan BBM jenis solar ke dalam jerigen disalah satu rumah penduduk di belakang Rumah Makan Richard Desa Kalena Wanno.

Sekitar jam 12.41 Wita, bus tersebut kembali dari SPBU yang langsung disusul oleh intel Kodim dan dua wartawan tersebut dan berhasil menangkap basah sedang melakukan penyedotan solar ke dalam jerigen yang belum terisi.

Basti, sopir bus tersebut melakukan antre dan penyedotan BBM Solar secara berulang kali dari pagi sampai siang. Sehingga jerigen yang jumlah 30 buah dengan kapasitas 20 liter semuanya terisi penuh sampai intel Kodim 1629/SBD dan 2 orang wartawan memergokinya.

Spontan intel Kodim 1629/SBD dan wartawan melakukan penyergapan dan meminta sopir bus tersebut untuk menghentikan kebiasaannya karena sangat merugikan masyarakat banyak yang juga membutuhkan bahan bakar.

Guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, wartawan lalu menelpon Kasat Intel Polres SBD melaporkan kejadian yang terjadi di lapangan.

Kasat Intel Polres SBD Ipda Frumensius G. Dinong segera mengirim personel Polres SBD untuk melakukan olah TKP dan menyita barang bukti serta membawa pelaku untuk diproses lebih lanjut. Hingga saat ini, pelaku dan barang bukti sudah ditahan di Polres SBD dan sedang dilakukan pemeriksaan.

Salah satu warga SBD yang enggan disebut namanya yang mengamati kejadian dari jauh mengatakan, merasa bersyukur karena dengan gerak cepat Polres SBD dan Kodim 1629/SBD sudah bisa menindak pelaku-pelaku yang sering mengisi bensin maupun solar sehingga mengakibatkan kemacetan yang luar biasa.

“Kadang kami yang hanya mau isi 5 liter sampai 8 liter tidak kebagian karena sudah dihabiskan oleh mereka-mereka ini. Tolong keamanan juga tegur petugas pom bensin yang melayani mereka," tutur salah satu warga. (MC. Kabupaten Sumba Barat Daya/Isto&Octa)