Kecamatan Loura Gandeng Tim Satgas SBD Gelar Sosialisasi Covid-19

SHARE

Tambolaka, Diskominfo - Dalam rangka menerapkan new normal, Kecamatan Loura bekerja sama dengan Tim Satgas Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) menyelenggarakan sosialisasi guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kantor Kecamatan Loura Kabupaten Sumba Barat Daya Provinsi Nusa Tenggara Timur, Senin (8/6/2020).

Hal ini terkait berdasarkan Surat Edaran Bupati Sumba Barat Daya Nomor: posko 440.06/108.a/ covid-19/53.18/v/2020 tentang penerapan new normal sebagai fase tatanan normal baru di Kabupaten Sumba Barat Daya.

Demikian pernyataan ini disampaikan Yohanes Frin tuka, Plt. Kadis Kominfo Kabupaten Sumba Barat Daya.

Penyiapan tatanan normal baru produktif dan aman Covid-19 merupakan hal prinsip yang wajib disikapi oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Sumba Barat Daya. Pandemi Covid-19 telah mengubah tatanan sosial dan ekonomi dan merupakan permasalahan serius untuk ditangani secepatnya. Masalah Covid-19 belum dapat dipastikan kapan selesainya, sehingga Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah harus paralel bangkit bersama menciptakan iklim kondusif.

Kabupaten Sumba Barat Daya, katanya, masih termasuk kategori zona hijau dan termasuk salah satu kabupaten dari 102 kabupaten atau kota di indonesia yang diizinkan Presiden Republik Indonesia melalui Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 untuk melaksanakan kegiatan produktif dengan penerapan protokol kesehatan.

"Tentunya, pelaksanaan new normal life membutuhkan koordinasi, kolaborasi dan kerja sama antara pemerintah dan pemangku kepentingan. Dengan demikian, pemberlakuan kewaspadaan dalam suatu tatanan melalui penerapan kebiasaan dan perilaku yang baru wajib dijalankan dengan berbasis pada adaptasi untuk membudayakan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), sehingga menjadi kesadaran kolektif warga masyarakat Sumba Barat Daya untuk diterapkan dalam kehidupan setiap hari," tuturnya.

"Dengan merebaknya wabah pandemi yang merusak seluruh sendi kehidupan manusia, mulai tanggal (15/6/2020) kembali hidup normal kaitan dengan protokol kesehatan. Kita mulai normal kembali, dan khusus di Indonesia ada 122 kabupaten yang tidak terpapar virus. Dan mudah-mudahan kaitan dengan hidup normal agar berjalan seperti biasa," imbuhnya.

"Berkaitan dengan new normal bahwa khususnya yang keluar daerah tidak boleh lagi mengurus surat, tetapi bagi yang keluar provinsi harus mengurus atau melakukan rapid test," kata Putri Astuti, Kepala Bidang Dinas Kesehatan Kabupaten Sumba Barat Daya.

Pada kesempatan yang sama, Yusak B. Ghunu selaku Kepala Desa Letekonda menyatakan, beberapa kriteria kesehatan dapat dipaparkan, sehingga masyarakat dapat memahami ada beberapa titik yang kecolongan demi mengantisipasi wabah.

Sementara Camat Loura, Bili Dolu adanya new normal, Apakah pengawasannya berkurang? Dan terkait dengan pesta adat. Kira-kira Kriterianya seperti apa? Apakah bisa dipilah, apakah Posko Tingkat Desa dan Kecamatan masih berlanjut sehingga kami kembali ke Tupoksi masing - masing.

"Secara teknis, saya tidak bisa sampaikan dan akan koordinasi dengan Ketua Tim Covid-19 tingkat Kabupaten," ujar Kepala Dinas Kominfo Kabupaten SBD.

Kegiatan evaluasi Covid-19 yang dipandu langsung Yohanis Frin Tuka selaku Tim Covid-19 tingkat kabupaten disaksikan langsung oleh Camat Loura, Bili Dolu dan Kepala Bidang Dinas Kesehatan serta sejumlah Kepala Desa, masyarakat dan TNI/Polri. (MC. Kabupaten Sumba Barat Daya/Paul/Eyv)