Panitia Desa Luwakoba Gelar Pilkades Periode 2021-2027

SHARE

Luwakoba, Kominfo – Panitia Desa Luwakoba menyelenggarakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) periode 2021-2027 di Kantor Desa Luwakoba Kecamatan Wewewa Barat Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) Propinsi Nusa Tenggara Timur, Rabu (30/6/2021).

Diketahui Kabupaten SBD menyelenggarakan pesta demokrasi Pilkades serentak yang diikuti oleh 102 desa dari 11 kecamatan. Dari 102 Desa yang menyelenggarakan Pilkades serentak, ada 99 desa yang melakukan Pilkades dengan masa jabatan periode 2021-2027, salah satunya Desa Luwakoba. Sedangkan 3 desa lainnya melakukan Pemilihan Antar Waktu dengan masa jabatan 1 tahun lebih atau periode 2021-2023.

Ketua Panitia Pilkades Desa Luwakoba, Yakobus Ngongo Bulu yang diwawancarai media mengatakan bahwa terlaksananya Pilkades ini oleh karena penyertaan Sang Pencipta. Sehingga Pilkades hari ini dapat berjalan dengan baik dari pagi sampai siang. Sekarang tinggal tunggu perhitungan suara dari 5 Calon Kepala Desa (Cakades) Luwakoba yang bertarung.

“Untuk itu, kami panitia sangat bersyukur kepada Sang Pencipta atas penyertaannya Pilkades Luwakoba dapat berjalan dengan baik, aman dan tidak ada keributan dari masyarakat yang ikut pemilihan hari ini,” ujarnya.

Dirinya mengimbau kepada seluruh masyarakat Desa Luwakoba dari masing-masing pendukung Cakades agar tidak melakukan taruhan demi menjaga situasi yang aman di Desa Luwakoba. Masyarakat yang melakukan taruhan, itu bisa menimbulkan terjadinya kerusuhan jika Cakades yang dipilih untuk taruhan nantinya jika tidak menang. Apalagi kalau taruhan uang banyak, motor dan lain sebagainya.

“Siapapun masyarakat, baik masyarakat Desa Luwakoba sendiri maupun masyarakat dari desa lain tidak boleh ada yang taruhan. Mari sama-sama menjaga keamanan dan ketertiban untuk menyukseskan Pilkades serentak di Kabupaten SBD khususnya di Desa Luwakoba,” tuturnya.

Yakobus juga meminta kepada 5 Cakades Luwakoba agar ikut membantu panitia untuk mengimbau masyarakat pendukungnya, sehingga tidak membuat kerusuhan mulai pemilihan, perhitungan suara dan sampai saat penetapan Cakades yang dinyatakan menang dengan perolehan suara terbanyak.

Untuk para Cakades, siapapun di antara 5 Cakades yang menang, agar mengakui kemenangan salah satu Cakades yang memperoleh suara terbanyak dan harus menerima kekalahan dengan kenyataan tanpa membuat keributan.

“Bagi Cakades yang dinyatakan menang agar tidak membiarkan pendukungnya mengejek penduduk Cakades yang kalah, pawe dengan kendaraan bermotor, pyawau maupun keributan lain yang menimbulkan terjadinya kerusuhan,” katanya. MC. Kabupaten SBD/IB