Pasien Positif Covid-19 Bertambah, Masyarakat SBD Tambah Panik dan Resah

SHARE

Tambolaka, Kominfo – Masyarakat Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) Propinsi Nusa Tenggara Timur khususnya warga Kecamatan Kota Tambolaka mulai resah dan tamba panik. Pasalnya pasien terpapar Covid-19 mulai meningkat terus dan merupakan transmisi lokal.

“Kami berharap Pemerintah meliburkan anak-anak sekolah dulu semala 1 minggu, mengingat Kelurahan Langga Lero ini banyak sekolah mulai dari PAUD, TK, SD, SMP dan SMA,” katanya.

Untuk diketahui berdasarkan informasi dari juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten SBD, drg.Yulianus Kaleka, bahwa pada Sabtu (14/11/2020), berdasarkan hasil pemeriksaan swab pada Laboratorium Biologi Molekuler Instalasi Patologi Klinik RSUD Prof Dr. W. Z. Johannes Kupang, sebanyak 5 orang warga SBD dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.

Pasien positif Covid-19 berinisial JS dan E berasal dari Kecamatan Kota Tambolaka tetangga pasien 011 positif Covid-19 sebelumnya yang berinisial H. FA dan J juga berasal dari Kecamatan Kota Tambolaka tinggal serumah dengan E yang merupakan warga Pasar Inpres Kelurahan Langga Lero.

Sedangkan MGL berasal dari desa Homba Karipit Kecamatan Kodi Utara diketahui 2-3 hari sebelum muncul gejala, memiliki riwayat menghadiri pesta-pesta di Kodi.

Yulianus Kaleka dalam kesempatan itu juga berpesan penting bagi kita semua warga SBD, mari lindungi diri kita masing-masing, keluarga, tetangga dan orang-orang di sekitar kita dari ancaman bahaya Covid-19 dengan terus disiplin mematuhi anjuran protokol kesehatan.

Pantauan media tim Posko Satgas penanganan COvid-19 dibawah kendali Mathias Jenga segera mengambil langkah cepat dan tegas untuk melakukan penjemputan MGL dari Kodi Utara dan penjemputan J dan FA di pasar inpres kelurahan Langga Lero kecamatan Kota Tambolaka.

Hingga berita dipublikasikan tim Satgas sedang bersiap-siap melakukan penjemputan. Rencananya penjemputan pasien MGL di Homba Karipit pada pukul 14.00. wita.

Sedangkan pada pukul 14.00 Wita penjemputan pasien J dan FA di pasar Inpres oleh tim yang terdiri dari personel Brimob, TNI, Dinas Kesehatan untuk dibawah ke RSUD Reda Bolo. (MC. Kabupaten Sumba Barat Daya/Octa/Isto/toeb)