Polsek Loura Bersama Pemerintah Kecamatan Gelar Apel Deklarasi Damai

SHARE

Tambolaka, Kominfo – Menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak, Polsek Loura bersama Pemerintah Kecamatan Kota Tambolaka dan Loura menyelenggarakan Apel Deklarasi Damai di Lapangan Polsek Loura Kecamatan Kota Tambolaka Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) Nusa Tenggara Timur, Senin (21/6/2021).

Deklarasi Damai Pilkades damai yang dilaksanakan di Polsek Loura bertujuan untuk menciptakan situasi Pilkades yang demokrasi adil, aman dan damai di wilayah Kabupaten SBD khususnya Kecamatan Kota Tambolaka dan Kecamatan Loura.

Hadir dalam kegiatan Deklarasi Damai tersebut Kapolres SBD, AKBP Yoseph F. H. Mandagi, Dandim 1629/SBD, Letkol Inf.  Laode M. Sabaruddin, Kadis PMD SBD, Drs. Dominggus BBull, Wakapolres SBD, Kompol Yoseph Taus Tilis, Kapolsek Loura AKP Edy S.H, Danramil 1629-01 Laratama Kapten Inf.  Samuel N. Ghuba, Plt.  Camat Kota Tambolaka Drs. Yohanes Robert Mbae, Camat Loura, Drs. Bili Dolu, Panitia Pilkades Kecamatan Kota Tambolaka dan Kecamatan Loura, para Calon Kepala Desa Kecamatan Kota Tambolaka yang berjumlah 15 orang dan Kecamatan Loura yang berjumlah 29 orang serta  seluruh  Aparat Desa Kecamatan Kota Tambolaka dan Kecamatan Loura.

Dalam sambutannya, Kapolres SBD, AKBP Joseph F.H. Mandagi menyampaikan saat ini sudah tanggal 21,  berarti tinggal 9 hari lagi pelaksanaan Pilkades serentak dilaksanakan. Dalam waktu 9 hari ini sudah banyak yang pihaknya amati mulai dari Wewewa, Loura sampai Kodi sudah mulai ada titik-titik kumpul, sudah mulai ada berapa video berkumpulnya orang-orang membahas para calonnya dan dimungkinkan memancing terjadinya kejadian yang tidak diinginkan.

“Kalau terjadi sesuatu yang menggangu situasi Kamtibmas, nantinya saya akan mengaitkan ke belakang, dimana tempat terjadinya, siapa tuan rumahnya dan calon Kepala Desaanya sehingga dapat diproses sesuai dengan hukum dan perundang-undangan yang belaku,” ujarnya.

Kapolres SBD menambahkan sudah mulai adanya calon kepala desa yang melakukan money politik (politik uang) dan kampanye hitam.

“Sudah mulai ada calon beserta timnya yang bagi-bagi uang dan kampanye gelap, saya berharap agar tidak melakukan kegiatan tersebut” tuturnya.

Dirinya minta para calon kepala agar bersaing secara damai dan menjaga situasi desanya aman dan nyaman dalam pelaksanaan Pilkades ini, masing-masing para calon agar siap untuk menang maupun kalah dalam perhentasan pemilihan Pilkades Tahun 2021.

Hal senada juga disampaikan oleh Dandim 1629/SBD, Letkol Inf. Laode Muhamad Sabbaruddin, agar para calon dan panitia menjaga pelaksanaan Pilkades yang demokrasi, aman dan damai.  Semua hanya karena kepentingan dan tanpa disadari orang yang ikut-ikutan itu jadi korban.

“Saya tidak mau karena Pilkades mengorbankan orang lain, pangkat jabatan sudah diatur oleh Yang Maha Kuasa, kalau belum ya bersabar mungkin belum saatnya sekarang ini, kita manusia yang beriman, punya Tuhan, punya keyakinan agama, tolong jangan korbankan orang lain,” tuturnya.

Lebih lanjut Dandim 1629/SBD minta agar para calon tetap menjaga hubungan persaudaraan, karena pada dasarnya semua calon dan maysarakat dalam desa itu mempunyai hubungan kekeluargaan.

“Mari  kita semua merayakan pelaksanaan demokrasi pemilihan Pilkades serentak dan antar waktu ini dengan damai. NantiNanti yang bersalah dan tidak bisa diatur, akan kita proses hukum berdasarkan aturan yang berlaku bersama pihak kepolisian, kalau kampung awandengan kata-kata tidak bisa dilaksanakan, berarti kita lakukan tindakan untuk menjaga ketertiban keamanan,” tuturnya. (MC. Kabupaten SBD/Isto)