Prokes Wajib Diterapkan dalam Acara Ramah Tamah oleh Masyarakat SBD

SHARE

Tambolaka, Kominfo - Protokol Kesehatan (Prokes) harus diterapkan dalam setiap acara ramatama oleh warga masyarakat Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), baik dalam pernikahan, perkawinan, kedukaan, syukuran dan sejenis pesta adat lainnya.

Demikian diungkap oleh Bupati Kabupaten SBD dr. Kornelius Kodi Mete dalam sambutannya saat memimpin rapat evaluasi akhir tahun sebagai ketua Tim Satgas Penanganan Covid-19 di Lopo Rumah Jabatan Desa Radamata Kecamatan Kota Tambolaka Kabupaten SBD Propinsi Nusa Tenggara Timur, Selasa (15/12/2020).

Bupati SBD dr. Kornelis Kodi Mete dalam sambutannya menjelaskan bahwa dalam meningkatkan penanganan Covid-19 di Kabupaten SBD perlu kerja sama semua pihak untuk berjuang bersama.

Peningkatan pasien positif Covid-19 dari bulan November sampai Desember semakin bertambah, tidak ada yang tahun kapan wabah Covid-19 berakhir.

“Mari kita terus berjuang secara bersama-sama, karena perjuangan kita belum selesai, perjuangan ini kita bawa sampai akhir tahun bahkan sampai tahun baru dan semangat kita harus kokoh sehingga mata rantai penyebaran Covid-19 bisa diputuskan,” ujarnya.

Bupati juga menjelaskan rapat evaluasi Tim Satgas membahas langkah-langkah strategis untuk penanganan Covid-19 ke depanya. Terlebih lagi pada akhir tahun seperti ini dalam menyongsong Natal 25 Desember 2020 dan Tahun Baru 2021, maka akan banyak perkumpulan keluarga sebagai bentuk suka cita bahagia dalam Hari Raya Natal.

"Hal inilah yang perlu diwaspadai oleh kita semua, bagaimana prokes diterapkan di tempat keramaian sehingga tidak terjadi penularan Covid-19 di tengah-tengah keluarga," ujarnya.

Ditambahkan, prokes juga perlu diterapkan dalam acara ramah tamah dalam setiap acara apapun yang mengumpulkan banyak orang.

"Bukan hanya jaga jarak, pakai masker dan mencuci tangan dengan sabun, tetapi kita perlu terapkan pada saat kita makan bersama dalam sebuah acara ramah tamah baik dalam pesta pernikahan, perkawinan, kedukaan, syukuran dan sejenis pesta adat apapun yang mengumpulkan banyak orang,” tuturnya.

Dia menilai dari kesadaran masing-masing yang mampu mengurangi angka penularan Covid-19, apalagi dalam menyambut Hari Natal dan Tahun Baru. Jika kita menerapkan prokes secara baik-baik, maka kita bisa merayakan Natal dengan sukacita dan menyambut Tahun Baru 2021 dengan mengurangi jumlah positif Covid-19 di Kabupaten SBD.

Rapat evaluasi akhir tahun Satgas Covid-19 SBD di antaranya dihadiri Kapolres SBD Joseph F.H. Mandagi,  Pasi Intel Kapten Inf. M. Zainul Eksan, Ketua DPRD Kabupaten SBD Rudolf Radu Holo, Kadis Kominfo drh. Rihimeha A. Praing, Kadis Kesehatan drg. Yulianus Kaleka, Direktur RS Karitas Waitabula, Direktur RSUD Pratama Reda Mbolo, Kepala Puskesmas dan Camat se-Kabupaten SBD.(MC. Kabupaten Sumba Barat Daya/Isto)