Rapat Evaluasi Tim Satgas Covid-19 SBD Digelar di Posko

SHARE

Tambolaka, InfoPublik - Rapat evaluasi tim Satgas Covid-19 Kabuapten Sumba Barat Daya (SBD) dipimpin oleh Ketua Posko Mathias Jenga di ruang tenda Posko Galatama Kecamatan Kota Tambolaka, Kabupaten SBD, Propinsi Nusa Tenggara Timur, Senin (7/9/2020).

Rapat evaluasi dihadiri Pasi Log Kodim 1629/SBD Kapten Inf. M. Zainul Eksan, Kanit Pol Air Polres SBD Aipda Muhamad Ali Akbar, Aipda Deni Asbanu, anggota Brimob Kompi IV Batalyon A Pelopor SBD, tim kesehatan, BPBD, Pol PP, Kominfo SBD, Bandara Tambolaka, tim Satgas Covid-19 lainnya dan Pers.

Ketua Posko Mathias Jenga menyampaikan bahwa rapat evaluasi tim Satgas Covid-19/SBD ini bertujuan untuk menyatukan persepsi dalam pelaksanaan tugas di lapangan serta membahas langkah-langkah strategis ke depan dan mengimplementasikan peraturan Bupati SBD tentang penegakan protokol kesehatan.

“Sehingga masyarakat harus diberi ketegasan agar tetap patuh pada protokol dan beradapatsi dengan kebiasaan baru yaitu dengan selalu menggunakan masker, jaga jarak, serta selalu mencuci tangan menggunakan sabun pada air mengalir,” tuturnya.

Pasi Log Kodim 1629/SBD Kapten Inf. M. Zainul Eksan mengusulkan agar tim satgas tidak lengah dalam menjalankan tugas di lapangan.

“Selama ini, kita lengah untuk menjaga keamanan baik diri sendiri maupun masyarakat, kelengkapan sarana prasarana pendukung sangat dibutuhkan sehingga tim Satgas dapat menjalankan tugasnya dengan baik dan menjamin keamanan dan kenyamanan kita bersama,” ujarnya.

Dirinya juga mengimbau agar moril dari tim untuk selalu kompak di lapangan dan saling mendukung. Sedangkan khusus untuk Pelabuhan Weekelo agar dievaluasi tim Satgas yang bertugas disana.

Hal senada juga diungkapkan oleh Kanit Pol Air Polres SBD Aipda Muhamad Ali Akbar agar keselamatan tim Satgas, khususnya tim medis benar-benar diperhatikan. Karena tim Satgas merupakan garda terdepan dalam memerangi Covid-19 di Kabupaten SBD.

“Betul kita tugas untuk kemanusiaan, tetapi jangan sampai jadi korban karena kelengahan kita sendiri, dukungan sarana prasarana khususnya APD perlu diperhatikan,” tuturnya.
Lebih lanjut Ali Akbar menjelaskan agar penataan penumpang yang masuk dan keluar pelabuhan dikoordinasikan dengan baik sehingga tidak terjadi hal-hal yang menyebabkan adanya kelalaian maupun kelelahan bagi petugas satgas covid-19/SBD.

Dalam kesempatan yang sama Aipda Deni Asbanu anggota Brimob Kompi IV Batalyon A Pelopor SBD mengatakan kekompakan tim harus tetap dijaga.

“Dalam tugas selalu ada resiko, kita sudah berjalan sampai bulan keenam dalam penanganan Covid-19, maka kita harus upayakan agar tidak terulang lagi kesalahan yang pernah kita buat,” ungkap Deny.

Dirinya juga berharap agar petugas piket di Posko harus lebih disiplin lagi dan Keamanan barang-barang harus terjamin.

Pantauan media pelaksanaan rapat evaluasi ini berjalan lancar dan disepakati beberapa hal yang menjadi prioritas untuk menjadi perhatian khusus, diantaranya: akan disiapkan dua buah tenda di Pelabuhan Weekelo, pelayanan di Bandara Tambolaka akan diperbaiki, penerapan sanksi bagi masyarakat yang melanggar Perbup SBD nomor 36 tahun 2020, pemeriksaan kesehatan secara berkala bagi tim Satgas Covid-19/ SBD, dan lain-lain. (MC. Kabupaten Sumba Barat Daya/Octa/Isto)