SBD Menjuarai Lomba Inovasi Daerah Tatanan Normal Baru Tingkat Nasional

SHARE

Tambolaka, Kominfo - Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) menjuarai lomba Inovasi Daerah Tatanan Normal Baru Tingkat Nasional dengan memperoleh penghargaan dan dana insentif sebesar Rp 6 miliar dari Kemendagri.

Demikian diungkap oleh Bupati Kabupaten SBD dr. Kornelius Kodi Mete saat berpidato sebagai inspektur upacara HUT  ke-75 RI di Stadion Lapangan Galatama Tambolaka Kabupaten SBD Propinsi Nusa Tenggara Timur, Senin (17/8/2020/).

Pelaksanaan upacara memperingati HUT ke-75 RI  dengan tema "Indonesia Maju" dihadiri oleh Bupati SBD dr. Kornelius Kodi Mete sebagai inspektur upacara, Wakil Bupati Marthen Cristian Taka, S.IP., Dandim 1629/SBD Letkol Inf. Laode M. Sabaruddin, Kapolres SBD AKBP Joseph F.H. Mandagi, S.IK.,

Serta Wakil Ketua I DPRD SBD, H. Syamsi P. Golo, ST., Plt. Sekda Bernardus Bulu, SH uskup Waitabula Mgr. Edmund Woga, CSsR., tamu undangan, para pimpinan OPD dan lembaga lain di SBD serta masyarakat yang datang menonton dan menyaksikan berlangsungnya upacara HUT  ke-75 RI.

Dalam pidatonya Bupati SBD dr. Kornelius Kodi Mete menuturkan melalui kerja sama dan dukungan dari semua pihak, Kabupaten SBD mendapat juara I lomba di tingkat nasional dengan mengalahkan beberapa kabupaten/kota yang bersaing dengan kita dan berpartisipasi dalam lomba tersebut.

"Sehingga patut kita banggakan atas apa yang sudah kita peroleh, SBD juara I lomba Inovasi Daerah Tatanan Normal Baru Tingkat Nasional pada kategori Hotel dan Restoran dengan mendapat penghargaan dan dana insentif sebesar Rp 6 miliar dari Kemendagri," tuturnya.

Lebih lanjut Bupati menjelaskan, Pembangunan Kabupaten SBD diarahkan untuk menyentuh langsung masyarakat di pedesaan dan fokus pada kebutuhan yang paling mendasar yaitu isu strategis 7 program jembatan emas.

Salah satu kebijakan adalah memberikan dukungan sumber daya manusia pada desa melalui program 5 sarjana masuk desa.

Untuk itu, pada awal bulan Agustus yang lalu Pemda SBD telah mengangkat 865 orang sarjana pelopor 7 jembatan emas yang akan bertugas di desa mendampingi kepala desa dan aparatur desa .

"untuk bersama-sama memastikan beberapa program unggulan di desa dapat terlaksana secara efektif sehingga berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten SBD" ujarnya.

Akibat wabah Covid-19 yang melanda saat ini, pelaksanaan upacara peringatan HUT ke-75 RI di tahun 2020 berbeda dari tahun sebelumnya.

Sehingga pelaksanaannya ditangani oleh Kodim 1629/SBD dan pasukan pengibar bendera dari personel TNI Kodim 1629/SBD, karena tidak ada Paskibraka yang biasanya sudah disiapkan dan dilatih oleh TNI/Polri.

Selain Paskibraka, penampilan musik drumband dari setiap sekolah juga tidak ada atau acara lainnya. Sehingga paduan suara hanya diisi oleh siswa-siswi SMA Thomas Waitabula yang juga biasanya tampil dengan berbagai kesenian untuk memeriakan 17 Agustus.

Selesai pelaksanaan upacara peringatan HUT ke-75 RI, dilanjutkan dengan upacara virtual di rumah jabatan Bupati melalui vidcon yang ditangani oleh Dinas Kominfo Kabupaten SBD.

Upacara virtual diikuti oleh Bupati bersama Wakil Bupati, Wakil Ketua DPRD, Dandim 1629/SBD, Kapolres SBD, Kadis Kominfo, Kabag Humas Protokol dan beberapa pimpinan OPD lainnya. (MC. Kabupaten Sumba Barat Daya/Isto/toeb)