Staf Ahli Gubernur Buka Rakor Bidang Kominfo Tingkat Propinsi

SHARE

Tambolaka -SJ……….. Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Pembangunan Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Flori Mekeng mewakili Gubernur membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Bidang Kominfo yang diselenggarakan oleh Dinas Kominfo Propinsi Nusa Tenggara Timur bersama Dinas Kominfo Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) yang berlangsung di ruang Aula Hotel Sumba Sejahtera Waitabula Kecamatan Kota Tambolaka, Kamis (26/02/2020). Kegiatan untuk membangun sinergitas penyediaan akses internet dalam mendukung percepatan implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan Keterbukaan Informasi Publik untuk mewujudkan NTT Bangkit, Masyarakat Sejahtera.

Dalam sambutan Gubernur yang dibacakan oleh staf ahli bidang perekonomian dan pembangunan Flori Mekeng mengatakan atas nama pemerintah Propinsi NTT, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemda dan masyarakat Kabupaten SBD yang telah bersedia menjadi tuan rumah penyelenggara Rakor Bidang Komunikasi dan Informatika propinsi dan kabupaten/kota se-ntt tahun 2020.

“Tujuan dari pembangunan aparatur negara adalah mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, meningkatkan kualitas penyelenggaraan administrasi pemerintahan dan peningkatan partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan pembangunan” tuturnya.

Lebih lanjut Flori mengatakan kesiapan aparatur negara sangat diperlukan untuk mengantisipasi proses globalisasi dan demokratisasi di era revolusi industri, agar pemerintah dapat melakukan perubahan mendasar pada sistem dan mekanisme pemerintahan, penyusunan kebijakan dan pembangunan yang membuka ruang partisipasi publik, dan pelayanan publik yang memenuhi aspek transparansi, akuntabilitas dan berkinerja tinggi berbasis tematik. Revolusi industri telah memberikan peluang bagi pemerintah untuk melakukan inovasi pembangunan aparatur negara melalui penerapan SPBE yaitu sistem penyelenggaraan pemerintahan yang memanfaatkan teknologi informatika dan komunikasi untuk memberikan pelayanan berbasis digital antara pemerintahan (G2G), pelaku usaha (G2B), pelayanan masyarakat (G2C), pelayanan ASN (G2E).

SPBE sesuai amanat Perpres Nomor 95 Tahun 2018, telah meletakkan dasar dan memberikan peluang untuk mendorong dan mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan masyarakat yang terbuka, partisipatif, inovatif, akuntabel berbasis digital serta meningkatkan kolaboratif antara intansi pemerintah baik pusat, propinsi maupun kobupaten/kota untuk mencapai tujuan bersama dan meningkatkan kualitas dan jangkauan pelayanan publik secara digital.

Rakor Bidang Kominfo tingkat propinsi NTT tahun 2020, dilaksanakan dengan thema “ Membangun Sinergitas dan Kolaboratif untuk Penyediaan Akses Internet dalam mendukung Percepatan Implementasi SPBE, dan keterbukaan Informasi Publik untuk Mewujudkan NTT Bangkit, Masyarakat Sejahtera

“Saya berharap semua pemangku kepentingan yang hadir dalam Rakor ini, dapat merumuskan peran Kolaboratif untuk Penyediaan layanan jaringan internet, pelaksanaan SPBE dan keterbukaan informasi publik, yang pada gilirannya memberikan manfaat terhadap kesejahteraan masyarakat” tuturnya.

Lebih jauh Flori mengatakan, Pemerintah Propinsi NTT secara tegas telah berkomitmen untuk mewujudkan visi “NTT Bangkit Menuju Masyarakat Sejahtera dalam Bingkai NKRI”. Dengan misi antara lain mewujudkan reformasi birokrasi pemerintahan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dengan indikator kinerja antara lain capaian indeks SPBE, Informasi Publik, dan ketersediaan layanan internet secara terintegrasi pada daerah pariwisata estate.

“Saya berharap pemerintah pusat melalui Kemkominfo RI, Pemprop dan Kabupaten/Kota terus bersinergi mendorong peningkatan capaian indeks SPBE baik pada aspek kebijakan, tata kelola dan layanan SPBE dan indeks keterbukaan Informasi Publik melalui peran kolaboratif dan kemitraan. Dan juga berharap adanya dukungan pemerintah pusat melalui BAKTI, Mitra Tel dan Provider untuk dapat menyediakan BTS maupun layanan internet, dalam mendukung program strategis pemerintah Propinsi NTT, baik itu bidang pariwisata, pendidikan, kesehatan dan pengembangan produk UMKM serta proses investasi di daerah” ujarnya.

Lebih jauh mengatakan, saya menyampaikan terima kasih kepada para narasumber baik yang dari pusat maupun dari Kabupaten/Kota, Pemda Kabupaten SBD yang telah mendukung pelaksanaan Rakor, dan Pemda Kabupaten Sumba Barat atas kerja samanya dalam mewujudkan Desa Digital dan kelompok informasi masyarakat berbasis digital.

Mengakhiri sambutan ini saya mengajak kita sekalian untuk terus membangun NTT dengan penuh optimisme  mewujudkan visi pembangunan Propinsi NTT “NTT Bangkit menuju masyarakat sejahtera dalam bingkai NKRI”.

“Saya berharap agar konsep pembangunan dari desa juga menyentuh seluruh aspek, tidak terkecuali pembangunan infrastruktur Teknologi informasi dan komunikasi agar masyarakat di desa-desa ikut menikmati kebebasan dalam mengakses informasi. TIK harus mampu membuka gerbang isolasi desa-desa untuk bangkit dan menunjukan jatidirinya bahwa kita mempunyai potensi dan kemampuan berpikir secara global, namun tidak mengabaikan kearifan lokal sebagai modal dasar dalam membangun daerah tercinta ini”  tutupnya.

Pembukaan Rakor ditandai dengan pemukulan gong oleh staf ahli gubernur Fdanlpri Mekeng disaksikan oleh Wakil Bupati Kabupaten SBD Marthen Christian Taka mengatakan, Ketua DPRD Kabupaten SBD Rudolof Radu Holo, Plh Sekda Kabupaten SBD Fransiskus M Adi Lalo, Dandim Kodim 1629/SBD, Kapolres Kabupaten SBD, Kasubdit Audio Visual dan Media Sosial Dirjen IKP Kemkominfo Jakarta Dimas Aditya Nugraha sebagai narasumber, seluruh peserta Rakor dari masing-masing Kabupaten se-Propinsi NTT. *****

Liputan: Isto-SJ,-
(sumber: http://suarajarmas.com/ )