Tim Satgas Covid-19 Sosialisasikan Perbub SBD di Masyarakat

SHARE

Tambolaka, Kominfo – Tim Satgas Covid-19 mensosialisasikan Peraturan Bupati (Perbub) Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) nomor 36 tahun 2020 tentang penegakan protokol kesehatan kepada masyarakat SBD untuk mencegah penularan Covid-19, yang berlaku terhitung mulai tanggal 1 September 2020. Sosialisasi tersebut dimulai di tempat pelayanan umum yang sangat ramai seperti di SPBU, Pegadaian, Bank dan Pasar Harian maupun Pasar Mingguan.

Anggota Brimob Kompi IV Batalyon A Pelopor SBD Aipda Deni Asbanu  dengan sapaan akrab Deni membacakan Perbub SBD tersebut kepada masyarakat yang sedang antri pengisian BBM jenis premium di SPBU Tawora Desa Wee Renna, Kecamatan Kota Tambolaka, Kabupaten SBD, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Rabu (2/9/2020).

Aipda Deni menyampaikan bahwa Tim Satgas tidak lagi membagikan atau memberikan masker kepada masyarakat yang tidak menggunakan masker.  Disampaikan, saat melakukan razia masker pada beberapa bulan sebelumnya, Tim Satgas  membagikan atau memberikan masker kepada masyarakat yang didapati tidak memakai masker.

"Tapi kali ini berbeda, masyakrakat yang tidak menggunakan masker jangan berharap ada masker yang diberikan dari Tim Covid, itu tidak ada lagi. Bagi masyarakat yang ditemukan tidak memakai masker, ada masker, tapi taru di dagu, simpan di saku celana, di dalam tas atau di jok motor akan diberikan sanksi berupa pusuUp bagi kaum pria dan bagi kaum wanita disuruh menyapu," ujarnya.

Sedangkan masyarakat yang tidak memakai masker dan sama sekali tidak membawah maskernya, jelasnya lagi, tim akan angkut dengan mobil dalmas untuk dibawa ke Posko Covid yang ada di Galatama.

"Dan kami akan mengambil KTP atau identitas lainnya untuk ditahan, dan mereka harus datang wajib lapor selama tiga hari berturut-turut di Posko dengan wajib menggunakan masker,” ujarnya lagi.

Deni menuturkan bahwa tim Satgas juga mengharapkan kerjasama yang baik dari masyarakat SBD. Selain memberikan informasi kapada SPBU, pihaknya juga berharap kepada masyarakat yang hadir di SPBU saat ini agar menjadi penyambung aspirasi dari tim Satgas kepada keluarga atau masyarakat yang lain.

“Untuk itu, kami memohon kesediaan bapak/ibu untuk memberitahukan atau menginformasikan kepada keluarga yang ada di rumah dan tetangga siapapun di desa. Bahwa mulai hari ini Perbub SBD akan ditegakkan oleh tim Covid-19 kepada seluruh masyarakat SBD tanpa terkecuali termasuk ASN dan pejabat tinggi lainnya. Dan Perbub bukan hanya berlaku di tingkat kabupaten, tapi berlaku di tingkat kecamatan sampai di desa,” tuturnya.

Sementara, Pengawas SPBU Taworara Christo Nani yang ditemui media menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya kepada Tim Satgas Covid-19 SBD yang datang menyampaikan informasi terkait penegakan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19 sesuai Perbub yang dikeluarkan oleh Bupati SBD.

“Dengan kedatangan Tim Satgas Covid-19 SBD telah membantu kami untuk mengatasi masyarakat yang enggan menggunakan masker. Dan juga membantu kami untuk mengatur jarak bagi seriap kendaraan khususnya roda dua yang selama ini sangat berdempetan saat antri untuk mengisi BBM,” ujarnya.

Kristo juga mengimbau kepada masyarakat yang datang di SPBU baik pengendara roda dua, empat dan angkkutan umum agar selalu patuh pada protokol kesehatan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 yang melanda indonesia khususnya Kabupaten SBD.

Protokol kesehatan yang harus dipatuhi adalah menggunakan masker, jaga jarak, dan selalu cuci tangan menggunakan sabun dengan air mengalir. (MC. Kabupaten Sumba Barat Daya/Isto)