Tim Satgas Milenial Covid-19 SBD Gelar Rapat Evaluasi di Posko

SHARE

Tambolaka, Kominfo – Tim Satuan Tugas Covid-19 Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) menyelenggarakan rapat evaluasi di Posko Galatama Kecamatan Kota Tambolaka Kebupaten SBD Propinsi Nusa Tenggara Timur, Senin (10/8/2020).

Rapat dipimpin dan dibuka oleh Kepala BPBD Kabupaten SBD Agustinus Pandak sebagai Ketua pelaksana tim Satgas Covid-19.

Rapat evaluasi dihadiri oleh Pasilog Kapten Inf. M. Zainul Eksan, tim medis drg. Margaretha Selan, Ketua Posko Covid-19/SBD Mathias Jenga, anggota TNI, Polri, Staf Dinkes yang merupakan anggota tim Covid dan beberapa insan pers.

Dalam sambutan Ketua Pelaksana Agustinus Pandak dengan sapaan akrab Kepala BPBD mengatakan, rapat hari ini kita membahas beberapa hal penting diantaranya evaluasi tim Satgas Milenial Covid-19.

Terkait giat yang sudah dilakukan selama 1 minggu di bulan Aguatus dan persiapan tim Satgas dalam menyambut HUT RI ke-75 yang akan diselenggarakan oleh Pemda SBD senin mendatang tanggal 17 Agustus 2020.

Kepala BPBD mengapresiasi kinerja tim Satgas selama 1 minggu yang sudah dilewatkan, bahwa tim selalu tepat waktu ketika turun edukasi di lapangan, baik di pelabuhan Waikelo maupun di Bandar Udara Tambolaka.

Tim Satgas merupakan garda terdepan yang turun edukasi kepada masyarakat berkaitan dengan protokol keaehatan yang harus dipatuhi tentang penggunaan masker yang benar, cuci tangan, jaga jarak dan kumpul-kumpul yang melibatkan banyak orang.

"Karena betapa pentingnya kesehatan kita dan kesehatan itu sangat mahal harganya,” tuturnya

Tim medis Covid-19/SBD drg. Margaretha Selan dengan sapaan akrab dr. Selan juga menuturkan bahwa terkait upacara 17 agustus nanti semua tim memantau peserta apel yang walaupun dibatasi jumlahnya.

Karena peserta apel tidak sama dengan jumlah peserta pada tahun sebelum adanya Covid-19, peserta apel pada 17 Agustus nanti tidak melibatkan instansi pendidikan.

Dr. Selan juga menjelaskan terkait peserta apel 17 Agustus pada Senin mendatang hanya melibatkan masing-masing OPD dengan mengutus 6 orang staf untuk mengikuti upacara nanti.

Apel pengibaran bendera di pagi hari OPD mengutus 3 orang staf, sedangkan sorenya diutus lagi yang 3 orang untuk mengikuti upacara penurunan bendera.

Semua pesrta apel kita harus dipastikan semuanya menggunakan masker, dan prosesi apel juga dipastikan jarak semua peserta.

"Selain peserta apel tim Satgas juga harus memperhatikan para penonton yang datang menyaksikan suasana apel 17 Agustus di masa pandemi Covid-19,” tuturnya. (MC. Kabupaten Sumba Barat Daya/Isto)