Wakil Bupati SBD Hadiri Peresmian Gedung Ibadah GKS Mikku Ate

SHARE

Mikku Ate, Kominfo - Wakil Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Marthen Crhistian Taka menghadiri acara Peresmian Gedung Ibadah Gereja Kristen Sumba (GKS) Mikku Ate Klasis Lola Ramo Desa Waimangura Kecamatan Wewewa Barat Kabupaten SBD Nusa Tenggara Timur, Kamis (1/7/2021).

Juga turut hadir dalam acara Peresmian Gedung Ibadah tersebut, Kepala Departemen Kantor Agama Kabupaten SBD, Wakil Ketua TP-PKK Kabupaten SBD, Octavina T.S Samani, Ketua BPMS GKS, Ketua BPMJ GKS Mikku Ate, Ketua Klasis Lola Ramo, Perwakilan Sinode Kabupaten SBD, para Pendeta GKS se-Kabupaten SBD, Perwakilan DPRD Kabupaten SBD, Perwakilan dari Keuskupan Waitabula, Tokoh Agama, Tokoh masyarakat, Perwakilan Polsek Wewewa Barat, Kepala Desa Waimangura, seluruh majelis dan seluruh Jemaat GKS Mikku Ate.

Dalam sambutan, Wakil Bupati SBD mengatakan atas nama pemerintah Kabupaten SBD menyampaikan proficiat dan apresiasi kepada panitia pembangunan bersama anggota jemaat atas peresmian gedung ibadah GKS Mikku Ate.

“Selesainya pembangunan GKS Mikku Ate patut disyukuri oleh seluruh jemaat yang begitu banyak berkorban baik pikiran, tenaga, waktu, maupun materi sehingga pembangunan gedung ibadah GKS Mikku Ate terselesaikan dengan baik,” ujarnya.

Lebih lanjut Wakil Bupati SBD mengatakan bahwa rumah ibadah merupakan tempat perjumpaan umat dengan Tuhan, sebagai tempat bagi jemaat untuk mensyukuri kasih dan kemurahan Tuhan, dan menerima perintah dan ajaran-ajaran tentang kebenaran dan keselamatan hidup. Oleh karena itu generasi muda mendapatkan pengajaran dan pembekalan mentalitas agar kelak bisa hadir di tengah-tengah masyarakat mereka tetap tampil sebagai warga negara yang baik, taat hukum dan berdisiplin serta menghormati hak-hak orang lain.

“Kita harus membangun mental dan hati agar Jemaat GKS Mikku Ate semakin menghayati apa yang diajarkan Yesus Kristus dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, serta hidup dalam bergereja. Apa arti sebuah bangunan tempat ibadah yang megah tanpa diimbangi kemegahan sikap dan perilaku serta iman pemeluknya,” katanya.

Dirinya juga menjelaskan, sehubungan dengan hal tersebut, pemerintah Kabupaten SBD mengharapkan peran dan bantuan seluruh Jemaat GKS Mikku Ate maupun tokoh masyarakat dalam memberikan kontribusi dan partisipasi aktif dan nyata dalam menghadapi krisis dan tantangan yang kita hadapi.

“Oleh karena itu, dirinya berharap semua pihak mampu menjaga ketenangan dan kejernihan dalam berpikir, sehingga tidak mudah terpancing dengan isu-isu yang menghasut masyarakat,” tuturnya.

Gereja merupakan garda terdepan dan ujung tombak untuk menciptakan kehidupan masyarakat yang berkualitas sehingga gereja harus tampil sebagai pelopor dalam membina serta mengkomunikasikan dan memastikan jemaatnya agar terus berupaya meningkatkan kualitas hidupnya. MC. Kabupaten SBD/Isto