Program 100 Hari

CATATAN PENTING PROGRAM 100 HARI

  1. Desa Bercahaya
  • Melakukan MoU dgn Pemprov NTT tentang energi, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) tentang mobile listrik/generator bergerak, PLN tentang Pengadaan 734 SR (sambungan rumah) listrik gratis melalui Corporate Social Responsibility (CSR).
  • Pemetaan daerah – daerah blank spot (belum ada penerangan)
  • Pemanfaatan Energi Baru dan Terbarukan (EBT)
  1. Desa Berair 
  • Update data sumber air
  • Identifikasi keberlangsungan sumber air
  • Identifikasi lokasi geolistrik sumber air bawah tanah
  • Menyiapkan hasil survey 2 titik sumber air bawah tanah di desa Tematana dan 3 titik sumber di desa Lele Maya, Kecamatan Wewewa Timur dimana sdh disurvey oleh proyek Pengadaan dan Pengembangan Air Tanah (P2AT)
  • Menyiapkan surat bupati tentang hasil identifikasi lokasi titik sumber air bawah tanah karena Kementerian siap memback up dalam hal pendanaan
  • Perlu dilakukan studi embung untuk penguatan kantong air tanah Karena cadangan air bawah tanah hanya ada di Yawila
  • Pemetaan cekungan air bawah tanah untuk Sumba Barat Daya (Hijau, Kuning dan Merah) untuk kuning dan merah bila terpaksa bisa dimanfaatkan
  1. Desa Berkecukupan Pangan
  • Persiapan lahan jagung oleh masyarakat dan pemerintah desa, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menyiapkan Calon Petani Calon Lokasi (CPCL) dan alsintan 
  • Benih jagung disiapkan oleh kementerian pertanian sebanyak 25 rb ton
  • Mengoptimalkan penyuluh pertanian 
  • Pemberdayaan kelompok tani
  • pembukaan lahan baru
  • memastikan bibit dan pupuk tersedia dan terdistribusi tepat waktu
  • kebijakan lokal/optimalisasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDES)  pasca panen
  1. Desa Sehat 
  • Melaksanakan gebrak malaria dan Tubercle bacillus (TB)
  • Desa bergerak dgn sistem skema kader posyandu, kader malaria, kader gisi masyarakat dan kader Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM)
  • Revisi Petunjuk Teknis Operasional (PTO) Alokasi Dana Desa(ADD) dan Dana Desa (DD) sehingga skema anggaran yang berhubungan dengan desa sehat bisa dimasukan
  • Kemitraan dengan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) lokal/efektifkan SPADU : pendataan ulang (siapa melakukan apa, program kegiatan dan anggaran) 
  1. Desa Cerdas
  • Reformasi kultural dan struktural
  • Pemenuhan kebutuhan kekurangan guru
  • Pemerataan data sekolah dan guru
  • Evaluasi kecukupan guru sesuai kompetensi untuk tiap sekolah
  • Mengembalikan guru-guru yang ada dalam jabatan struktural ke fungsional
  • Optimakan guru kontrak sesuai dengan kompetensi
  • Perlu bimtek dan pelatihan dlm peningkatan kualitas dan kompetensi terutama calistung
  • Gerakan bisa baca
  • Guru harus aktif menggenjot kemampuan membaca, tulis dan hitung
  • Gerakan bina guru bina baca (optimalkan taman baca desa)
  • Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) nol rupiah
  1. Desa Aman Tentram
  • Sosialisasi dan patroli keamanan oleh Kesbagpol dan Pol PP
  • Pendekatan sosial  budaya;
  • Apel siaga laskar TEMAN
  • Perbaikan standar hidup
  • Inisiasi Polres Sumba Barat Daya (kepastian lokasi)
  • Rasio aparat keamanan perlu ditingkatkan
  1. Desa Wisata
  • Menyiapkan papan informasi, leaflet dan pamflet di areal Bandar udara
  • Menyiapkan leaflet dan pamflet di dalam pesawat
  • Tourist Information Centre (TIC) di Bandara Tambolaka perlu dioptimalkan 
  • Pemasangan papan informasi di semua destinasi wisata dan kampung adat/situs.
  • Pemasangan papan jalan kearah daerah wisata yang jelas
  • Pembentukan desa ICON (3 desa )
  • Promosi pariwisata perlu ditingkatkan (literasi wisata);
  • manajemen taksi bandara