SBD Sekilas

Gambaran Sekilas Sumba Barat Daya 

Kabupaten  Sumba  Barat  Daya  adalah  salah  satu  Kabupaten  dari  4  (empat) Kabupaten  yang  ada  di  Pulau  Sumba  dan  22 Kabupaten/ Kota  di  Provinsi  Nusa Tenggara Timur (NTT) yang dibentuk berdasarkan Undang-undang Nomor 16 Tahun 2007 tentang Pembentukan Kabupaten Sumba Barat Daya  dalam  Wilayah  Provinsi  Nusa  Tenggara  Timur  (Lembaran  Negara  Republik Indonesia Tahun  2007  Nomor 18,  Tambahan  Lembaran  Negara  Republik  Indonesia Nomor 4692); dengan batas-batas wilayah administratif sebagai berikut:

  • Sebelah Utara      : Selat Sumba 
  • Sebelah Selatan   : Samudera Indonesia
  • Sebelah Timur      : Kabupaten Sumba Barat 
  • Sebelah Barat       : Samudera Indonesia

Kabupaten  Sumba  Barat  Daya  memiliki  luas  wilayah  daratan  sebesar  1.445,32 km2 meliputi 11(sebelas) wilayah Kecamatan yang terdiri dari 129 desa dan 2 kelurahan. Kecamatan-kecamatan  dimaksud  adalah Kodi Balaghar, Kodi Bangedo, Kecamatan Kodi, Kodi Utara, Wewewa Utara, Wewewa Selatan,  Wewewa  Timur,  Wewewa  Barat,  Wewewa  Tengah,  Loura  dan  Kota Tambolaka.

Secarai geografis Kabupaten  Sumba  Barat  Daya  terletak  dibagian  ujung  barat  Pulau  Sumba, Provinsi  Nusa  Tenggara  Timur  (NTT).  dengan koordinat 9º,18’-10º,  20’  LS (Lintang Selatan) dan 118º,55’-120º,23’  BT  (Bujur  Timur).  Secara  geografis  tepat  berada  diantara  90,18’01”  Lintang Selatan  dan  18055’-1200 23  Bujur  Timur.  

Meizer  dan  Pfeiffer  (1964)  membagi  dataran  Sumba  dalam  7  jenis  topografi, karena  pembagiannya  sangat  sulit  diamati  maka  untuk mempermudah  pengamatan pembagian wilayah topografi dibuat dalam 5 kelompok sebagai berikut:

  1. Wilayah  gunung  ditandai  dengan  kemiringan  yang  tinggi,  wilayah  ini  meliputi Gunung Tanadaro.
  2. Wilayah  perbukitan  ditandai  dengan  kemiringan  yang  lebih  rendah  dari  wilayah gunung.
  3. Wilayah  undukan  dekat  laut  ditandai  undukan  dan  jurang  yang  curam  sepanjang pantai selatan.
  4. Wilayah datar yang cukup luas dan dikelilingi bukit seperti dataran Anakalang.
  5. Wilayah dataran alluvial ditandai oleh dataran yang agak sempit sekitar sungai.

Keadaan kemiringan lahan di Wilayah Kabupaten Sumba Barat Daya terdiri dari lahan datar hingga berbukit dengan ketinggian dari permukaan laut berkisar ± 0 hingga 850 MSL (diatas permukaan laut), sedangkan topografi kawasan sepanjang pantai relatif datar.
Potensi  sumber  daya  alam  baik  di  darat  maupun  di  laut  cukup  tersedia.  Dalam kaitan ini  kawasan hutan pada  kurun waktu tiga (3) tahun terakhir  tersisa  sekitar  24% dari  total  luas wilayah  Kabupaten Sumba Barat Daya, dari yang telah ditetapkan  30%  luas  hutan  dari luas  wilayah,  kondisi  ini  memperlihatkan  proses  penciutan  luas  hutan sangat  tajam.  Kemerosotan  luas  hutan  terutama  disebabkan oleh  pembakaran  hutan yang  tidak  terkendali,  peladangan  berpindah-pindah  yang  tidak  terkendali,  dan penebangan secara besar-besaran atas berbagai jenis kayu yang bernilai ekonomi tinggi. Kemiringan lahan wilayah Kabupaten Sumba Barat Daya  sepanjang pantai relatif datar. 

Tabel Tinggi Rata-rata Wilayah Kabupaten Sumba Barat Daya dari permukaan laut menurut Kecamatan

No. Kecamatan

Tinggi Rata-rata dari Permukaan Laut  (m)

1.  Kodi Bangedo  0-300
2.  Kodi Balaghar  0-300
3.  Kodi  0-300
4.    Kodi Utara  0-300
5.  Wewewa Selatan  300-500
6.    Wewewa Barat  300-750
7.    Wewewa Timur  300-850
8.    Wewewa Tengah  300-850
9.    Wewewa Utara  100-600
10.  Loura  0-300
11.  Kota Tambolaka  0-300


Karakteristik  tanah  di  wilayah  Kabupaten  Sumba  Barat  Daya  terbentuk  dari batuan gamping koral yang relatif masih muda, hal ini terlihat dari kecendrungan tanah yang bervariasi yakni campuran antara batu gamping, batu gamping lempungan, sisipan nepal  pasiran  dan  nepal tufan  sehingga  karakteristik  tanah  tersebut  cenderung  asam, netral,  dan  basa.  Sementara  pada  kawasan  pantai  didominasi  oleh farmasi  kaliangga yang terbentuk struktur lapisan batu gamping trumbu.
Kondisi  hidrologi  di  Kabupaten  Sumba  Barat  Daya  sangat  dipengaruhi  oleh  3 (tiga)  sumber  air  tanah,  yaitu  air  tanah  bebas,  air tanah  tertekan  dan  air  permukaan tanah. Air tanah bebas  yaitu sumber air tanah yang    mengikuti kondisi morfologi  tanah, sedangkan air tanah tertekan terletak jauh di dalam tanah dengan lapisan yang kedap air. Sebagian  besar  penduduk  di  Kabupaten  Sumba  Barat  Daya menggunakan  air permukaan.
Kabupaten  Sumba  Barat  Daya  memiliki  6  buah  sungai  dengan  panjang  yang bervariasi, yang terletak di empat kecamatan yaitu Sungai Pola Pare dan Sungai Wai Ha dengan panjang 18 km dan 9 km di Kecamatan Kodi Balaghar, Sungai Wee Wagha dan Sungai  Wee  Lamboro dengan  panjang  masing-masing  10  km  terletak  di  Kecamatan Wewewa Selatan, Sungai Wee Kalowo dengan panjang 7 km di Kecamatan Wewewa Timur dan Sungai  Loko Kalada sepanjang 16 Km  yang terletak di Kecamatan  Loura. 

Seperti halnya di tempat lain di Indonesia, di Kabupaten Sumba Barat Daya dan Provinsi  Nusa  Tenggara  Timur  hanya  dikenal  2  musim yaitu  musim  kemarau  dan musim  hujan.  Pada  bulan  Juni  sampai  dengan  September  arus  angin  berasal  dari Australia  dan  tidak banyak  mengandung  uap  air,  sehingga  mengakibatkan  musim kemarau.  Sebaliknya  pada  bulan  Desember  sampai  dengan  Maret arus  angin  banyak mengandung  uap  air  yang  berasal  dari  Asia  dan  Samudera  Pasifik,  sehingga  terjadi musim hujan. 
Keadaan  seperti  ini  berganti  setiap  setengah  tahun,  setelah  melewati  masa peralihan  pada  bulan  April-Mei dan Oktober-Nopember. Walaupun  demikian, mengingat  Kabupaten  Sumba Barat Daya dan umumnya Provinsi Nusa Tenggara Timur lebih dekat dengan Australia, mengakibatkan  arus  angin  yang  banyak mengandung uap air dari Asia dan Samudera Pasifik,  sampai di wilayah Sumba Barat Daya kandungan  uap  airnya  sudah  berkurang,  sehingga  mengakibatkan  hari  hujan  di Kabupaten  Sumba  Barat  Daya  lebih sedikit dibandingkan  dengan  wilayah  lain  yang lebih dekat dengan Asia. 
Temperatur  rata-rata  di  wilayah  Kabupaten  Sumba  Barat  Daya  berkisar  antara 21ºC-  34ºC. Temperatur udara rata-rata sekitar 30ºC. Temperatur udara tertinggi 33,7ºC terjadi pada bulan November, sedangkan terendah 21,5ºC terjadi pada bulan Agustus.