Profil Bupati




 

 PROFIL BUPATI

SUMBA BARAT DAYA TAHUN 2015

 

 

Bupati Sumba Barat Daya periode 2014 – 2019, Markus Dairo Talu, SH, putra satu-satunya dari pasangan  Bapak D.B. Deta (Alm) dan Ibu Naomi N. Moto yang lahir di Sumba Barat pada 31 Desember 1961. Tumbuh dan besar bersama kakak yang menjadi saudari tunggalnya, Martha M. Moto, hidup dalam keprihatinan. Walaupun sang ayah adalah pensiunan pegawai kecamatan, namun kehidupan berkata lain ketika putra tunggalnya baru berumur 2 (dua) bulan, beliau telah berpulang ke pangkuan Sang Khalik. Cerita yang mengharukan ketika sang anak tidak pernah mengenal wajah ayahnya. Menghidupi kedua anaknya yang masih kecil, Ibu Naomi N. Moto hanya mengandalkan hasil dari kebun sebagai petani.

Pahitnya hidup tidak serta merta menenggelamkan pria bertubuh tegap berkulit terang ini untuk larut dalam keprihatinan. Bersama ibu yang mengasihinya, satu demi satu tahap jenjang pendidikan ditapaki dengan penuh perjuangan. Dimulai dari SDM Redambolo di Desa Kalembu Weri, melanjutkan ke SMP Kristen Waimangura, disinilah kisah pilu kembali dihadapi, karena ketidak mampuan sang ibu untuk membiayai sekolahnya maka beliau tidak melanjutkan lagi ke jengjang berikut atau SMA. Melihat keadaan anaknya yang memiliki semangat sekolah, sang ibu berusaha untuk mengkomunikasikan kepada keluarga besar. Keberuntungan yang telah menjadi bagiannyapun berpihak, tantenya yang bekerja di Surabaya kemudian mengajaknya untuk merantau. Berbekal semangat, beliau mengikuti kursus montir di Jawa Timur. Menguji keberuntungan dengan mengikuti tes tentara, dan lulus sampai kemudian harus menepuh pendidikannya di Jakarta. Ketika menempuh pendidikan SECATAM dan SUSJURTA TNI AD – 1981, beliau melanjutkan pendidikan formalnya di SMA LPPU Jakarta Pusat. Keadaan hidup yang terbatas selama masih kecil memotivasinya untuk tetap melanjutkan studi, maka sambil menempuh pendidikan  SUSJURTA PAS PAMPRES dan SECABA REG POM tahun 1990 – 1991, beliau kuliah di Fakultas Hukum, Universitas Kristen Indonesia (UKI) Jakarta.

Berada ditanah rantau dan tergolong sukses tidak membuatnya lupa akan tanah kelahirannya, rasa cintanya ditunjukkan dengan selalu memberi tumpangan kepada putra putri asal sumba yang ingin melanjutkan pendidikan atau mencari kerja ke Jakarta. Dari situlah juga bibit kebaikkan yang tidak terlupakan telah beliau tanamkan. Berbagai sukses dalam pekerjaan di Ibu Kota Negara telah beliau raih, sekilas riwayat karier beliau,

 

-          ANGGOTA TNI – AD (POLISI MILITER) DI POMDAM JAYA JAKARTA

-          AJUDAN PANGDAM JAYA 1991 – 1993

-          STAFF IRJEN BANG, BINA GRAHA JAKARTA 1993 – 1998

-          STAF PRESDIR TEX MACO 1999 – 2005

-          STAF POMDAM JAYA 2005 – 2009

-          2009 – PENSIUN DINI DARI TNI

Dalam perjalanan kariernya, beliau pernah meraih penghargaan SATYA LENCANA untuk pengabdian beliau setelah 18 tahun. Tentu tidak mudah untuk menjalani semuanya itu dengan tingkat persaingan diperantauan, namun dengan motto hidup “BEKERJA DENGAN TULUS IKHLAS, SELALU BERSYUKUR DALAM SEGALA HAL”, membawa beliau sebagai salah satu putra sumba yang sukses di Jakarta. Maka kepercayaan untuk menjadi Ketua Ikatan Keluarga Besar Sumba juga selalu dipercayakan padanya.

Dalam keluarga yang telah mendampinginya untuk meraih satu demi satu impian, ayah 8 orang anak ini yang semuanya adalah putri dan suami dari ibu Ratu Ngadu Wulla selalu berprinsip menyelesaikan semua pekerjaan dengan baik dan tuntas dan tidak menunda-nunda. Putri-putri yang cantik dianugrahi Tuhan baginya, mereka adalah Marsyane Angel Sari Talu, Akriana Agustin Talu, Novita Lusyana Talu, Teresia Abriana Talu, Corazon Naomi S. Talu, Candy Antoneta Talu, Catlyn Phaskalia Talu, Cleopatra Katrina Talu. Hobinya untuk bekerja seperti berkebun dan tidak pernah lalai berolahraga menjadi rutinitas yangb tidak pernah ditinggalkan. Waktu bersama keluarga menjadi waktu pelepas lelah tersendiri bagi beliau ditengah kesibukan yang demikian padat.

Sumba tetap menjadi bagian yang tak lekang oleh waktu dan hingar bingar kota Jakarta. Panggilan mengabdi di tanah kelahiran terus mengusik batin putra Redambolo Desa Kalembu Weri Kecamatan Wewewa Barat ini. Dengan kepiawaiannya dalam berpolitik, beberapa kali beliau ikut mencalonkan diri dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Selain itu, nama beliau yng cukup dikenal luas di sumba, khususnya Sumba Barat dan Sumba Barat Daya, membuatnya dilirik oleh calon kepala daerah untuk dijadikan pasangan. Tahun 2004 Pilkada Kabupaten Sumba Barat, digandeng oleh Jubilate Pandango sebagai wakilnya. Namun gagal untuk duduk dikursi nomor dua kabupaten tersebut. Sedangkan pada tahun 2009, mencalonkan diri sebagai Bupati di Kabupaten baru mekar dari Kabupaten Sumba Barat yakni Sumba Barat Daya berpasangan dengan Bapak Heri Holo. Namun dalam masa verifikasi di KPU, duet mereka ternyata tidak lolos yang membuat kecewa ribuan pendukungnya yang tersebar di Sumba Barat Daya. Kegigihan beliau dibuktikan kembali dalam percaturan politik, ketika Pilkada Sumba Barat Daya pada tahun 2013, dengan lebih matang mempersiapkan diri, beliau akhirnya sukses menempuh perjuangan panjang bersama pasangannya, Drs. Ndara Tanggu Kaha yang dikenal dengan paket MDT - DT.

Menjabat sebagai orang nomor 1 (satu) di Sumba Barat Daya, tidak lantas membuat beliau dan keluarga bermegah, namun disadari penuh bahwa pekerjaan berat dan tanggung jawab besar sedang berada dipundaknya. Mengusung semangat Revolusi Pertanian, beliau merindukan terwujudnya pembangunan pertanian yang cepat dengan hasil yang besar. Masyarakat sumba yang pada umumnya petani membutuhkan teknologi pertanian agar dapat mencapai perubahan hidup yang lebih cepat sehingga masyarakat dapat mengenyam pendidikan yang bermutu, layanan kesehatan yang berkualitas dan infrasturktur yang memadai. Masa kecil yang begitu sulit baginya menjadi pemacu untuk memperjuangkan taraf hidup masyarakat Sumba Barat Daya menjadi lebih baik. Masa sekolahnya ketika di sumba begitu segar mengingatkannya ketika hanya ada satu pasang seragam sekolah yang dipakai dari kelas III – IV SD. Bertelanjang kaki ke sekolah dengan menempuh jarak 5 (lima) km dari rumah. Sepulang dari sekolah menjadi rutinitas untuk membantu ibunya dikebun dengan hanya mengandalkan kaneka (cangkul kecil khas sumba untuk membersihkan rumput). Dalam sejarah hidupnya, pernah merasakan kelaparan selama sebulan dan hanya mengkonsumsi umbi pisang pada tahun 1971 ketika hama belalang melanda sumba dan membuat gagal panen. Sumba yang begitu kering sehingga menyulitkan masyarakat untuk memperoleh air, sudah dirasakannya dari kecil harus menempuh jarak 3 (tiga) km untuk mencapai mata air.

Semua itu membawanya untuk berjuang bersama masyarakat SBD. Dengan meneguhkan tekad dalam Visi besar “ Membangun Masyarakat Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) Sejahtera, Mandiri dan Aman “.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Selengkapnya



  •      PERINGATAN BULAN BAKTI GOTONG ROYONG (BB-GR) KE-13, DAN HARI KESATUAN GERAK PKK (HKG-PKK) KE-44, SERTA  HARI KELUARGA NASIONAL (HKN) KE-23  DI KABUPATEN SUMBA BARAT ... Selengkapnya (6574 komentar)
  •     Kamis, 09 Januari 2016 Bupati Markus Dairo Talu, SH, melanjutkan pelantikan Kepala Desa dan Penjabat Kepala Desa dari Kecamatan Kodi Bangedo ke Kodi Utara. Bupati bersama rombongan yang disambut ... Selengkapnya (3306 komentar)
  •     Kamis, 07 Januari 2016 Setelah sukses menyelenggarakan pemilihan kepala desa serentak pada tanggal 09 Desember 2015 lalu, maka ditindaklanjuti dengan pelantikan kepala desa terpilih dan penjabat ... Selengkapnya (8943 komentar)

Berita terkini

Selasa, 11 Oktober 2016 - 07:46:53 WIB
PERINGATAN BULAN BAKTI GOTONG ROYONG (BB-GR) KE-13, DAN HARI KESATUAN GERAK PKK (HKG-PKK) KE-44, S
PERINGATAN BULAN BAKTI GOTONG ROYONG (BB-GR) KE-13, DAN HARI KESATUAN GERAK PKK (HKG-PKK) KE-44, SERTA  HARI KELUARGA NASIONAL (HKN) KE-23  DI KABUPATEN SUMBA BARAT DAYA   Rabu, 25 Mei ... Selengkapnya (6574 komentar)

Jumat, 23 September 2016 - 12:12:32 WIB
BUPATI SBD MELANTIK KEPALA DESA SE KECAMATAN KODI UTARA
Kamis, 09 Januari 2016 Bupati Markus Dairo Talu, SH, melanjutkan pelantikan Kepala Desa dan Penjabat Kepala Desa dari Kecamatan Kodi Bangedo ke Kodi Utara. Bupati bersama rombongan yang disambut oleh Camat Kodi Utara, ... Selengkapnya (3306 komentar)

Kamis, 22 September 2016 - 20:33:14 WIB
BUPATI MELANTIK KEPALA DESA DAN PENJABAT KEPALA DESA KECAMATAN KODI BANGEDO ôKepala Desa berada diga
Kamis, 07 Januari 2016 Setelah sukses menyelenggarakan pemilihan kepala desa serentak pada tanggal 09 Desember 2015 lalu, maka ditindaklanjuti dengan pelantikan kepala desa terpilih dan penjabat kepala desa untuk ... Selengkapnya (8943 komentar)

Twitter Humas SBD

4+

Partner Kami

Kami berkerja sama dengan berbagai lembaga pemerintahan lain. Mengutamakan Kepentingan bersama demi tercapainya suatu tujuan dalam pemerintahan.

image image image image