Pemda SBD Rayakan Paskah Bersama di Pantai Mananga Aba

SHARE

Mananga Aba, Kominfo – Pemerintah Daerah (Pemda) Sumba Barat Daya (SBD) merayakan paskah bersama dengan tema “Dengan Kuasa Roh Kudus Kita Bangkit Dari Dampak Bencana” di Villa Keuskupan Waitabula Mananga Aba Kecamatan Loura Kabupaten SBD Propinsi Nusa Tenggara Timur, Kamis (28/4/2022).

Perayaan paskah bersama Pemda SBD tahun ini dipadukan dengan penanaman pohon di pesisir pantai Mananga Aba dengan tujuan untuk melestarikan dan penghijauan lingkungan di setiap pesisir pantai tersebut.

Turut hadir dalam acara perayaan Paskah Bupati SBD dr. Kornelius Kodi Mete, Wakil Bupati Marten Christian Taka, Pj. Sekda SBD, Fransiskus M. Adilalo, Asisten Administrasi Umum pada Setda SBD Lukas Ng. Gaddi, Wakapolres SBD, Kompol Yosef T. Tilis, Danki I Batalion C Pelopor SBD, Iptu I Wayan Sudiarta, Perwakilan Dandim 1629 SBD, Letda Cristofel Bili Bulu.

Kegiatan ini dihadiri perwakilan dari Keuskupan Waitabula, Camat Loura, Yengo T. Kawi, S.Pd, Romo Albino Luciano Tibu, Pr, Pdt. GBI Rock Waitabula Ponco Hadi Saptomo, S.Th, Pimpinan BUMN, Para pimpinan OPD lingkup SBD, Tokoh masyarakat, Tokoh agama dan seluruh tamu undangan lainnya.

Bupati SBD mengatakan momentum perayaan paskah bersama hari ini kita telah dibangkitkan bersama Kristus Yesus yang telah menebus segala dosa kita, ia sengsara dengan memikul beban kita di atas kayu salib dan rela mati demi kita sebagai umat manusia.

"Mari kita bangkit bersama, walupun dengan dana yang sedikit, bangkit dari pandemi COVID-19, bangkit dari stunting, bangkit dari DBD dan bangkit dari segala keterpurukan ekonomi untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat SBD melalui 7 program jembatan emas," ujarnya.

Selanjutnya Bupati SBD menuturkan melalui kesempatan ini, mari kita tetap bersatu untuk menghadapi segala situasi yang berkaitan dengan bencana alam. Sesuai tema paskah bersama kita tahun ini “Dengan Kuasa Roh Kudus Kita Bangkit Dari Dampak Bencana”.

“Kita bangkit dari pandemi COVID-19, stunting, DBD, tetapi kita bangkit dari bencana alam seperti tanah longsor, banjir, tsunami dan bencana alam lainnya. Dengan cara apa kita bangkit, dengan cara kita menanam pohon seperti yang kita lakukan tadi untuk melestarikan lingkungan dan menjaga alam agar tetap hijau dengan pohon-pohon yang rindang,” tuturnya. (MC. Kabupaten SBD/Isto/Eyv)