Pemerintah SBD Bersama Pemerintah NTT Musnahkan 7 Ton Hama Belalang

SHARE

Kodi Utara, InfoPublik – Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) bersama Pemerintah Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) bekerjasama, untuk memusnahkan 7 Ton Hama Belalang Kembara di Desa Mangga Nipi Kecamatan Kodi Utara Kabupaten SBD Propinsi NTT, Jumat (27/5/2022).

Serangan Belalang Kembara di Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) ternyata sangat berdampak buruk.

Tidak hanya ekonomi, hasil panen jagung bagi para petani diperkirakan akan turun drastis bahkan diprediksi ada sekitar 35.000 hektare tanah pertanian terancam punah akibat serangan hama Belalang Kembara tersebut.

Namun demikian, Pemerintah Kabupaten SBD melakukan berbagai tindakan pengendalian dan bekerjasama dengan Pemerintah Propinsi NTT untuk memusnahkan hama Belalang Kembara.

Hadir bersama pada kesempatan itu Bupati SBD, dr.Kornelius Kodi Mete, Kepala UPT Proteksi Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Provinsi NTT, Kadis Pertanian SBD Rofinus D. Kaleka, SP, dan sejumlah masyarakat.

Bupati SBD, Kornelius Kodi Mete memberikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat dan propinsi serta semangat masyarakat untuk membasmi hama Belalang Kembara tersebut. Hama Belalang Kembara ini hampir mematikan harapan para petani di Kabupaten SBD.

Dibelakang kami ada 7 Ton Hama Belalang Kembara yang berhasil ditangkap oleh masyarakat dan diisi di dalam karung.

"Kita harap nanti bisa ditangani dan dalam peristiwa ini kami menyampaikan terima kasih kepada Kementerian RI, Pemerintah Provinsi NTT dengan turunnya bantuan berupa obat semprot pembasmi hama belalang sebanyak 1 ton,” ujarnya.

Selain mendapat bantuan obat insektisida, Bupati SBD juga menyebut menyebut pihaknya mendapat bantuan untuk penanganan secara mekanik.

Dukungan pemerintah pusat dan provinsi NTT ini sudah sangat membantu bagi petani di SBD, sehingga ancaman bagi 35.000 hektare lahan pertanian di SBD dapat diselamatkan.

"Saya menyampaikan rasa terima kasih kepada Menteri Pertanian, Presiden Joko Widodo dan Gubernur NTT, yang sudah mendukung upaya pembasmian hama belalang ini, dan mudah-mudahan belalangnya akan kita selesaikan dan juga meninggalkan hal-hal yang positif untuk kita kaji lebih jauh, ilmu belalang, ilmu antena dan inilah hidup kita bersama,” tuturnya. (MC. Kabupaten SBD/Isto/toeb)