Bupati Ratu Wulla Angkat 1.665 PPPK Paruh Waktu
Tambolaka, Kominfo SBD – Hari yang dinanti-nantikan oleh ribuan tenaga honorer akhirnya tiba. Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonnu Wulla, S.T., secara resmi mengukuhkan pengangkatan 1.665 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya.
Berdasarkan data teknis, sebanyak 1.665 personel yang diangkat tersebut terdiri dari 136 tenaga kesehatan dan 1.529 tenaga teknis. Pengangkatan ini merupakan langkah strategis sekaligus bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam menata manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN) agar lebih tertib, adil, dan berbasis kinerja.
Dalam sambutannya, Bupati Ratu Wulla menegaskan bahwa kebijakan ini bukan sekadar pemenuhan administratif, melainkan bentuk apresiasi tertinggi negara atas dedikasi para tenaga honorer yang selama ini menjadi tulang punggung pelayanan publik di Bumi Loda Wee Maringi Pada Wee Malala
“Pengangkatan ini adalah wujud penghargaan kami atas pengabdian Bapak dan Ibu sekalian yang tanpa lelah memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Sumba Barat Daya. Kami ingin memastikan tidak ada yang tertinggal dalam transformasi manajemen ASN ini,” ujar Bupati Ratu Wulla.
Langkah berani Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya di bawah kepemimpinan Bupati Ratu Ngadu Bonnu Wulla dan Wakil Bupati Dominikus Alphawan Rangga Kaka patut diapresiasi. Pasalnya, pengangkatan ini dilakukan di tengah tantangan ekonomi yang cukup berat.
Diketahui, terdapat pemangkasan anggaran Transfer ke Daerah (TKD) sebesar kurang lebih Rp215 miliar pada tahun anggaran 2026. Meski demikian, pemerintah daerah tetap memprioritaskan alokasi anggaran untuk membayar honor ribuan PPPK Paruh Waktu dengan nilai yang layak.
Hal ini membuktikan kepedulian mendalam Pemerintah dalam memaksimalkan ketersediaan keuangan daerah demi menjamin kesejahteraan pegawai dan keberlangsungan pelayanan prima bagi masyarakat.
Dengan status baru ini, diharapkan para PPPK Paruh Waktu dapat semakin meningkatkan profesionalisme dan integritas dalam bekerja. Kehadiran mereka diharapkan menjadi energi baru dalam mempercepat pembangunan di berbagai sektor, baik kesehatan maupun teknis administratif di tingkat kabupaten.
Acara ditutup dengan pemberian ucapan selamat secara langsung oleh jajaran pimpinan daerah kepada para pegawai yang tampak tak kuasa menahan tangis bahagia saat menerima surat keputusan pengangkatan mereka.