Bulan: Maret 2026
Buka Musrenbang Wewewa Barat, Bupati SBD Fokuskan RKPD 2027 pada Perang Melawan Stunting dan Kemiskinan Ekstrem
Bupati SBD Menerima Penghargaan Dari Menteri Hukum Republik Indonesia Atas Keberhasilan Pembentukan Pos Bantuan Hukum (Posbankum)
Bupati SBD Meresmikan Gedung Baru Puskesmas Tanggaba
Wakil Mendes PDT Buka Dengan Resmi Ekshibisi PANA-LPDP Perkuat Ekosistem Desa Wisata di SBD
Bupati Ratu Wulla Angkat 1.665 PPPK Paruh Waktu
Tambolaka, Kominfo SBD – Hari yang dinanti-nantikan oleh ribuan tenaga honorer akhirnya tiba. Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonnu Wulla, S.T., secara resmi mengukuhkan pengangkatan 1.665 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya.
Berdasarkan data teknis, sebanyak 1.665 personel yang diangkat tersebut terdiri dari 136 tenaga kesehatan dan 1.529 tenaga teknis. Pengangkatan ini merupakan langkah strategis sekaligus bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam menata manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN) agar lebih tertib, adil, dan berbasis kinerja.
Dalam sambutannya, Bupati Ratu Wulla menegaskan bahwa kebijakan ini bukan sekadar pemenuhan administratif, melainkan bentuk apresiasi tertinggi negara atas dedikasi para tenaga honorer yang selama ini menjadi tulang punggung pelayanan publik di Bumi Loda Wee Maringi Pada Wee Malala
“Pengangkatan ini adalah wujud penghargaan kami atas pengabdian Bapak dan Ibu sekalian yang tanpa lelah memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Sumba Barat Daya. Kami ingin memastikan tidak ada yang tertinggal dalam transformasi manajemen ASN ini,” ujar Bupati Ratu Wulla.
Langkah berani Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya di bawah kepemimpinan Bupati Ratu Ngadu Bonnu Wulla dan Wakil Bupati Dominikus Alphawan Rangga Kaka patut diapresiasi. Pasalnya, pengangkatan ini dilakukan di tengah tantangan ekonomi yang cukup berat.
Diketahui, terdapat pemangkasan anggaran Transfer ke Daerah (TKD) sebesar kurang lebih Rp215 miliar pada tahun anggaran 2026. Meski demikian, pemerintah daerah tetap memprioritaskan alokasi anggaran untuk membayar honor ribuan PPPK Paruh Waktu dengan nilai yang layak.
Hal ini membuktikan kepedulian mendalam Pemerintah dalam memaksimalkan ketersediaan keuangan daerah demi menjamin kesejahteraan pegawai dan keberlangsungan pelayanan prima bagi masyarakat.
Dengan status baru ini, diharapkan para PPPK Paruh Waktu dapat semakin meningkatkan profesionalisme dan integritas dalam bekerja. Kehadiran mereka diharapkan menjadi energi baru dalam mempercepat pembangunan di berbagai sektor, baik kesehatan maupun teknis administratif di tingkat kabupaten.
Acara ditutup dengan pemberian ucapan selamat secara langsung oleh jajaran pimpinan daerah kepada para pegawai yang tampak tak kuasa menahan tangis bahagia saat menerima surat keputusan pengangkatan mereka.
Bupati SBD Pantau Langsung Gelaran Pasola di Kodi
Kodi, Kominfo SBD – Pekikan kuda dan gemuruh sorak sorai masyarakat membahana di Kampung Bondo Kawango, Desa Pero Batang, Kecamatan Kodi, saat gelaran atraksi budaya tahunan Pasola resmi dilaksanakan pada Selasa (10/02/2026).
Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu B. Wula, ST, bersama Wakil Bupati Dominikus A.R. Kaka, SP, hadir langsung di tengah-tengah ribuan warga untuk menyaksikan adu ketangkasan lembing para ksatria Kodi di atas kuda. Kehadiran Bupati Ratu Wula, yang merupakan bupati perempuan pertama di Sumba, mendapatkan sambutan yang luar biasa hangat dari masyarakat adat.
Pantauan di lokasi menunjukkan momen emosional saat para Rato Nyale dan tokoh masyarakat mendatangi tribun utama untuk menyalami dan berfoto bersama pemimpin yang mereka cintai tersebut. Bupati Ratu Wula tampak sangat menikmati setiap momen atraksi, menunjukkan apresiasi tinggi terhadap warisan budaya Marapu yang tetap lestari hingga kini.
Turut hadir dalam rombongan pemerintah kabupaten, antara lain Ketua DPRD SBD, Asisten I, Asisten II, Kepala Dinas Pariwisata, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Tak hanya warga lokal, sejumlah wisatawan mancanegara juga terlihat sangat bersemangat mengabadikan momen langka ini, menambah kemeriahan suasana internasional di ajang tahunan tersebut.
“Pasola tahun ini berlangsung aman dan tertib. Ini adalah buah dari komitmen yang telah kita bangun bersama antara pemerintah, para Rato Nyale, dan seluruh elemen masyarakat sebelum kegiatan dilaksanakan,” ujar pihak pemerintah daerah menekankan pentingnya keamanan dalam menjaga citra pariwisata SBD.
Pelaksanaan Pasola 2026 ini membuktikan bahwa tradisi dapat berjalan beriringan dengan ketertiban umum, sekaligus menjadi magnet kuat bagi pariwisata di wilayah Sumba Barat Daya.
Resturkturisasi Organisasi, Bupati SBD Kukuhkan Pejabat Lingkup Pemkab SBD
Tambolaka, Kominfo SBD – Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonnu Wulla, resmi mengambil sumpah jabatan dan mengukuhkan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, serta Pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD). Prosesi pengukuhan yang menjadi bagian dari penataan besar organisasi daerah ini digelar di Tambolaka Culinary Center, Jumat (6/2/2026).
Langkah ini diambil sebagai implementasi dari penataan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang telah ditetapkan melalui serangkaian produk hukum daerah. Pengukuhan ini mencakup penyegaran struktural guna meningkatkan efektivitas pelayanan publik di wilayah tersebut.
Dalam sambutanya, Bupati Ratu Wulla memberikan penekanan khusus bahwa perombakan Kabinet Birokrasi ini bukanlah sekadar formalitas Administratif. beliau menjamin bahwa setiap pergeseran jabatan telah melewati penyaringan ketat sesuai dengan standar kompetensi.
“Saya tegaskan bahwa pemberhentian dan pengangkatan melalui pengukuhan jabatan yang dilaksanakan pada hari ini bukanlah proses yang bersifat administratif semata, melainkan telah melalui berbagai tahapan, mekanisme, serta persetujuan sesuai ketentuan dan regulasi di bidang manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN),” tegas Bupati Ratu Wulla di hadapan para pejabat yang dilantik.
Lebih lanjut, Bupati Ratu Wula menjelaskan bahwa pengukuhan tersebut merupakan konsekuensi langsung dari transformasi struktur dan tata kerja organisasi. Penataan ini bertujuan untuk menciptakan birokrasi yang lebih ramping, responsif, dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, perubahan struktur ini menuntut para pejabat untuk segera beradaptasi dengan lingkungan kerja yang baru demi memastikan program-program strategis daerah tetap berjalan sesuai target.
Acara yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri oleh jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, serta para pimpinan perangkat daerah. Pengukuhan ini diharapkan menjadi momentum penguatan kinerja kolektif Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya dalam memasuki tahun anggaran 2026.