Skip to content Skip to left sidebar Skip to footer

Bupati SBD Sukseskan Program Optimalisasi Lahan dan Cetak Sawah Rakyat

Tambolaka, Kominfo SBD – Gerakan Tanam Serempak nasional di lokasi Optimalisasi Lahan (Oplah) dan Cetak Sawah Rakyat (CSR) di Desa Tematana Kecamatan Wewewa Timur Kabupaten Sumba Barat Daya berlangsung pada hari Jumat, 12 Juni 2026. Gerakan ini bertujuan untuk mempercepat masa tanam guna meningkatkan produksi padi dan memperkuat ketahanan pangan nasional.


Pada kesempatan ini turut hadir anggota Komisi IV DPR RI, Usman Husin,Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian RI, Idha Widi Arsanti, Sekretaris BPPSDMP Kementerian Pertanian RI: Bapak Zuroqi Mubarok, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Timur, Joaz Bily Umbu Wanda, Kepala Balai Penerapan Modernisasi Pertanian Nusa Tenggara TimurPenanggung Jawab Swasembada Pangan Provinsi Nusa Tenggara Timur, Dr. Atekan, Kepala Balai Besar Pelatihan Peternakan Kupang,Roby Darmawan, kepala SMK Pertanian Pembangunan Kupang Dr. Bogath K.Watuwoya Kupang, Forkopimda, tamu undangan.


Bupati Sumba Barat Daya Ratu Ngadu B.Wulla dalam sambutannya mengatakan gerak dilaksanakan sebagai wujud nyata komitmen bersama dalam memperkuat ketahanan pangan dan mewujudkan swasembada pangan nasional.Pertanian sebagai sektor strategis yang menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat.


Kabupaten Sumba Barat Daya memiliki potensi pertanian yang besar, mencakup 7.541 hektar lahan sawah dan 61.988 hektar lahan kering. Upaya ini didukung oleh 2.808 kelompok tani, 147 gapoktan, 120 penyuluh pertanian, dan 9 brigade pangan. Luas tanam padi mencapai lebih dari 33 ribu hektare, dengan luas panen lebih dari 30 ribu hektare. Luas tanam jagung di wilayah tersebut melebihi 51 ribu hektare.Dukungan: Sebanyak 147 Kelompok Tani (Gapoktan) dan 9 Brigade Pangan telah dibentuk untuk mendukung program swasembada pangan ini.


Bupati Ratu Wulla mengajak seluruh pemangku kepentingan—termasuk pemerintah, penyuluh, lembaga keuangan, TNI-POLRI, dan petani untuk bekerja sama meningkatkan produktivitas pertanian.
Menurut Bupati Ratu Wulla, penggunaan teknologi pertanian yang tepat guna dan penguatan pendampingan bagi petani untuk meningkatkan hasil produksi.


Diakhir sambutan Bupati Ratu Wulla menyampaikan Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya meyakini bahwa sektor pertanian adalah unggulan yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.