Skip to content Skip to left sidebar Skip to footer

Tak Berkategori

Bupati SBD Meresmikan Gedung Baru Puskesmas Tanggaba

Wewewa Tengah, Kominfo SBD – Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya, resmi memperkuat infrastruktur pelayanan dasar di wilayah Wewewa Tengah. Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu B. Wula, ST, meresmikan penggunaan Gedung Baru Puskesmas Tanggaba pada Jumat (13/02/2026). Peresmian ini menandai babak baru peningkatan aksesibilitas kesehatan yang lebih representatif bagi masyarakat di tingkat akar rumput.
Hadir mendampingi Bupati dalam prosesi pemotongan pita dan penandatanganan prasasti tersebut, Wakil Bupati SBD, Dominikus Alphawan Rangga Kaka, Wakil Ketua DPRD SBD, Yusuf Bora, serta jajaran Pimpinan Perangkat Daerah. Kehadiran tokoh adat dan tokoh masyarakat setempat turut memberikan legitimasi kultural atas beroperasinya fasilitas medis tersebut.
Dalam sambutannya, Bupati Ratu Wula menegaskan bahwa pembangunan gedung ini merupakan pengejawantahan dari visi pemerintah dalam menjamin kepastian layanan publik. “Gedung ini bukan sekadar simbol fisik, melainkan bukti kehadiran negara dalam memastikan setiap warga negara mendapatkan hak dasarnya atas kesehatan yang layak,” tegas Bupati.
Bupati juga memberikan instruksi khusus kepada seluruh jajaran tenaga medis, mulai dari dokter hingga staf administrasi, untuk menyelaraskan kemegahan fasilitas dengan kualitas etika kerja. Beliau menekankan pentingnya pelayanan yang mengedepankan aspek kemanusiaan.
“Gedung baru adalah raga, namun tenaga kesehatan adalah jiwanya. Saya instruksikan kepada seluruh tenaga medis: berikan pelayanan yang profesional dan humanis. Keselamatan dan kenyamanan pasien adalah hukum tertinggi yang harus dijunjung di Puskesmas ini,” imbuhnya.
Puskesmas Tanggaba kini memiliki peran strategis dalam menaungi 28 desa, yang terdiri dari 20 desa definitif dan 8 desa persiapan di wilayah Wewewa Tengah. Dengan cakupan wilayah yang luas, manajemen Puskesmas didorong untuk menjalankan sistem kerja yang responsif, terstruktur, dan memperkuat fungsi preventif guna menekan angka kesakitan di wilayah tersebut.
Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya berharap, melalui fasilitas yang lebih modern dan lengkap ini, sinergi antara pemerintah dan masyarakat semakin erat demi mewujudkan masyarakat SBD yang lebih sehat dan produktif.

Wakil Mendes PDT Buka Dengan Resmi Ekshibisi PANA-LPDP Perkuat Ekosistem Desa Wisata di SBD

Tambolaka, Kominfo SBD – Kabupaten Sumba Barat Daya sukses menyelenggarakan Ekshibisi Loda Weemaringi pada Wee Malala, sebuah momentum krusial yang menandai keberhasilan kolaborasi Program Pengabdian Alumni Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (PANA-LPDP). Kegiatan ini menjadi representasi nyata sinergi lintas sektor dalam mengakselerasi pembangunan desa tertinggal melalui pengembangan sektor pariwisata berbasis kerakyatan.
Ekshibisi ini merupakan kulminasi dari pilot project pendampingan intensif di empat desa wisata strategis, yakni Desa Maliti Bondo Ate, Desa Pero Konda, Desa Karuni, dan Desa Watukawula. Program ini dirancang secara komprehensif dengan menitikberatkan pada tiga pilar utama: peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM), penguatan tata kelola kelembagaan desa, serta optimalisasi potensi ekonomi yang berakar pada kearifan lokal.
Agenda ini dihadiri langsung oleh Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) RI, Ir. H. Ahmad Riza Patria, didampingi oleh Dirjen Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal, Drs. Samsul Widodo, M.A., serta Direktur Utama LPDP, Sudarto. Kehadiran para pimpinan tinggi ini disambut langsung oleh Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonnu Wulla, ST, bersama Wakil Bupati Dominikus Alphawan Rangga Kaka, S.P.
Dalam arahannya, Wamen Desa PDT menyampaikan apresiasi mendalam kepada masyarakat di empat desa lokus yang telah menunjukkan keterbukaan luar biasa terhadap inovasi.
“Kunci keberhasilan pembangunan desa terletak pada partisipasi aktif warganya. Kami berharap program PANA-LPDP ini tidak berhenti sebagai sebuah seremoni pengabdian, melainkan menjadi fondasi berkelanjutan bagi masyarakat untuk membangun desa yang mandiri dan berdaya saing global,” ujar Ahmad Riza Patria.
Senada dengan hal tersebut, Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonnu Wulla, ST, menegaskan bahwa kehadiran Pemerintah Pusat di “Bumi Loda Weemaringi” adalah suntikan semangat bagi percepatan pembangunan daerah.
“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para alumni LPDP atas dedikasi intelektual dan kontribusi nyata selama masa pendampingan. Pemerintah Daerah berkomitmen untuk memastikan fasilitas dan sistem yang telah diserahterimakan dapat terjaga dan dimanfaatkan secara optimal demi kesejahteraan masyarakat,” tegas Bupati Ratu Wulla.
Keberhasilan program ini juga didukung oleh ekosistem kemitraan yang kuat, melibatkan jajaran perangkat daerah, perbankan melalui Bank NTT, sektor korporasi seperti PT Pegadaian, serta para pemangku kepentingan desa. Sinergi ini diharapkan mampu menciptakan model pembangunan desa wisata yang dapat direplikasi di wilayah lain, guna memutus mata rantai ketertinggalan melalui pemberdayaan berbasis budaya.

Bupati Ratu Wulla Angkat 1.665 PPPK Paruh Waktu

Tambolaka, Kominfo SBD – Hari yang dinanti-nantikan oleh ribuan tenaga honorer akhirnya tiba. Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonnu Wulla, S.T., secara resmi mengukuhkan pengangkatan 1.665 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya.

Berdasarkan data teknis, sebanyak 1.665 personel yang diangkat tersebut terdiri dari 136 tenaga kesehatan dan 1.529 tenaga teknis. Pengangkatan ini merupakan langkah strategis sekaligus bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam menata manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN) agar lebih tertib, adil, dan berbasis kinerja.

Dalam sambutannya, Bupati Ratu Wulla menegaskan bahwa kebijakan ini bukan sekadar pemenuhan administratif, melainkan bentuk apresiasi tertinggi negara atas dedikasi para tenaga honorer yang selama ini menjadi tulang punggung pelayanan publik di Bumi Loda Wee Maringi Pada Wee Malala

“Pengangkatan ini adalah wujud penghargaan kami atas pengabdian Bapak dan Ibu sekalian yang tanpa lelah memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Sumba Barat Daya. Kami ingin memastikan tidak ada yang tertinggal dalam transformasi manajemen ASN ini,” ujar Bupati Ratu Wulla.

Langkah berani Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya di bawah kepemimpinan Bupati Ratu Ngadu Bonnu Wulla dan Wakil Bupati Dominikus Alphawan Rangga Kaka patut diapresiasi. Pasalnya, pengangkatan ini dilakukan di tengah tantangan ekonomi yang cukup berat.

Diketahui, terdapat pemangkasan anggaran Transfer ke Daerah (TKD) sebesar kurang lebih Rp215 miliar pada tahun anggaran 2026. Meski demikian, pemerintah daerah tetap memprioritaskan alokasi anggaran untuk membayar honor ribuan PPPK Paruh Waktu dengan nilai yang layak.

Hal ini membuktikan kepedulian mendalam Pemerintah dalam memaksimalkan ketersediaan keuangan daerah demi menjamin kesejahteraan pegawai dan keberlangsungan pelayanan prima bagi masyarakat.

Dengan status baru ini, diharapkan para PPPK Paruh Waktu dapat semakin meningkatkan profesionalisme dan integritas dalam bekerja. Kehadiran mereka diharapkan menjadi energi baru dalam mempercepat pembangunan di berbagai sektor, baik kesehatan maupun teknis administratif di tingkat kabupaten.

Acara ditutup dengan pemberian ucapan selamat secara langsung oleh jajaran pimpinan daerah kepada para pegawai yang tampak tak kuasa menahan tangis bahagia saat menerima surat keputusan pengangkatan mereka.

Bupati SBD Pantau Langsung Gelaran Pasola di Kodi

Kodi, Kominfo SBD – Pekikan kuda dan gemuruh sorak sorai masyarakat membahana di Kampung Bondo Kawango, Desa Pero Batang, Kecamatan Kodi, saat gelaran atraksi budaya tahunan Pasola resmi dilaksanakan pada Selasa (10/02/2026).

Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu B. Wula, ST, bersama Wakil Bupati Dominikus A.R. Kaka, SP, hadir langsung di tengah-tengah ribuan warga untuk menyaksikan adu ketangkasan lembing para ksatria Kodi di atas kuda. Kehadiran Bupati Ratu Wula, yang merupakan bupati perempuan pertama di Sumba, mendapatkan sambutan yang luar biasa hangat dari masyarakat adat.

Pantauan di lokasi menunjukkan momen emosional saat para Rato Nyale dan tokoh masyarakat mendatangi tribun utama untuk menyalami dan berfoto bersama pemimpin yang mereka cintai tersebut. Bupati Ratu Wula tampak sangat menikmati setiap momen atraksi, menunjukkan apresiasi tinggi terhadap warisan budaya Marapu yang tetap lestari hingga kini.

Turut hadir dalam rombongan pemerintah kabupaten, antara lain Ketua DPRD SBD, Asisten I, Asisten II, Kepala Dinas Pariwisata, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Tak hanya warga lokal, sejumlah wisatawan mancanegara juga terlihat sangat bersemangat mengabadikan momen langka ini, menambah kemeriahan suasana internasional di ajang tahunan tersebut.

“Pasola tahun ini berlangsung aman dan tertib. Ini adalah buah dari komitmen yang telah kita bangun bersama antara pemerintah, para Rato Nyale, dan seluruh elemen masyarakat sebelum kegiatan dilaksanakan,” ujar pihak pemerintah daerah menekankan pentingnya keamanan dalam menjaga citra pariwisata SBD.
Pelaksanaan Pasola 2026 ini membuktikan bahwa tradisi dapat berjalan beriringan dengan ketertiban umum, sekaligus menjadi magnet kuat bagi pariwisata di wilayah Sumba Barat Daya.

Resturkturisasi Organisasi, Bupati SBD Kukuhkan Pejabat Lingkup Pemkab SBD

Tambolaka, Kominfo SBD – Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonnu Wulla, resmi mengambil sumpah jabatan dan mengukuhkan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, serta Pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD). Prosesi pengukuhan yang menjadi bagian dari penataan besar organisasi daerah ini digelar di Tambolaka Culinary Center, Jumat (6/2/2026).

Langkah ini diambil sebagai implementasi dari penataan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang telah ditetapkan melalui serangkaian produk hukum daerah. Pengukuhan ini mencakup penyegaran struktural guna meningkatkan efektivitas pelayanan publik di wilayah tersebut.

Dalam sambutanya, Bupati Ratu Wulla memberikan penekanan khusus bahwa perombakan Kabinet Birokrasi ini bukanlah sekadar formalitas Administratif. beliau menjamin bahwa setiap pergeseran jabatan telah melewati penyaringan ketat sesuai dengan standar kompetensi.

“Saya tegaskan bahwa pemberhentian dan pengangkatan melalui pengukuhan jabatan yang dilaksanakan pada hari ini bukanlah proses yang bersifat administratif semata, melainkan telah melalui berbagai tahapan, mekanisme, serta persetujuan sesuai ketentuan dan regulasi di bidang manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN),” tegas Bupati Ratu Wulla di hadapan para pejabat yang dilantik.

Lebih lanjut, Bupati Ratu Wula menjelaskan bahwa pengukuhan tersebut merupakan konsekuensi langsung dari transformasi struktur dan tata kerja organisasi. Penataan ini bertujuan untuk menciptakan birokrasi yang lebih ramping, responsif, dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, perubahan struktur ini menuntut para pejabat untuk segera beradaptasi dengan lingkungan kerja yang baru demi memastikan program-program strategis daerah tetap berjalan sesuai target.

Acara yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri oleh jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, serta para pimpinan perangkat daerah. Pengukuhan ini diharapkan menjadi momentum penguatan kinerja kolektif Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya dalam memasuki tahun anggaran 2026.

Bupati SBD Teken PKS dengan Bapas Waikabubak Terkait Program Pemasyarakatan

Tambolaka, Kominfo SBD – Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) resmi memperkuat sinergi dengan Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Waikabubak melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS). Prosesi penandatanganan ini dilakukan langsung oleh Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu B. Wula, ST, bertempat di Ruang Rapat Bupati pada Kamis, 5 Februari 2026.
Kegiatan strategis ini turut disaksikan oleh Wakil Bupati SBD, Dominikus A.R. Kaka, Sekretaris Daerah, Drs, Etmundus N. Nau dan Asisten I Setda SBD, Cristofel Horo, SH. Hadir pula jajaran pimpinan dan staf dari Bapas Kelas II Waikabubak untuk mengawal dimulainya kolaborasi ini.
Perjanjian kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi intensif yang telah dilakukan sebelumnya, terutama mengenai implementasi teknis pidana kerja sosial dan integrasi bagi warga binaan di wilayah Sumba Barat Daya. Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam mendukung program pembinaan kemasyarakatan yang lebih humanis dan berorientasi pada pemulihan sosial.
Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya berkomitmen menyediakan ruang bagi warga binaan untuk berkontribusi melalui kerja sosial sebagai bagian dari proses reintegrasi mereka ke masyarakat.
Penandatanganan PKS ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pengawasan dan pembimbingan bagi klien pemasyarakatan, sekaligus mempererat hubungan kerja antara Pemkab SBD dengan instansi vertikal di bawah Kementerian Hukum dan HAM.

Penyegaran Birokrasi SBD, Bupati SBD Lantik 12 Pejabat Eselon II

Tambolaka, Kominfo SBD,– Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) resmi melakukan penyegaran birokrasi pada awal tahun 2026. Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu B. Wulla, ST, melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan 12 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II.b) di Aula Kantor Bupati SBD, Senin (19/01/2026).
Prosesi pelantikan ini berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh jajaran petinggi daerah, di antaranya Wakil Bupati SBD Dominikus A.R. Kaka, Wakil Kepala Kepolisian Resor SBD, Komandan Kodim 1629/SBD, serta para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Hadir pula Wakil Ketua DPRD SBD, Thomas Tanggu Dendo dan Yusuf Bora, guna menyaksikan pengambilan sumpah jabatan tersebut.
Dalam Sambutanya, Bupati Ratu Wulla menegaskan bahwa pelantikan ini bukanlah sekadar seremonial rutin. Ia menyebut momentum ini sebagai bagian integral dari sistem manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN) yang profesional, transparan, dan akuntabel.
“Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama ini dilakukan melalui mekanisme seleksi terbuka dan kompetitif. Kami sangat memperhatikan objektivitas kompetensi, kualifikasi, rekam jejak, hingga integritas para kandidat sesuai dengan amanat peraturan perundang-undangan,” tegas Bupati Ratu Wulla.
Lebih lanjut, Beliau menjelaskan bahwa seleksi ini dibuka hingga tingkat nasional dan antar kabupaten/kota dalam provinsi sebagai wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten SBD dalam menerapkan Sistem Merit secara konsisten.
Proses seleksi dilakukan melalui empat tahapan pengukuran yang ketat:
Penilaian Rekam Jejak: Untuk membedah integritas dan kinerja masa lalu.
Penilaian Asesmen: Mencakup kompetensi teknis, manajerial, dan sosial kultural.
Penilaian Makalah: Menguji ide dan gagasan inovatif yang relevan dengan jabatan.
Wawancara Akhir: Penilaian menyeluruh oleh panitia seleksi.
Seluruh tahapan tersebut telah melalui verifikasi Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN). Setelah mengantongi persetujuan teknis dari BKN, Pejabat Pembina Kepegawaian kemudian menetapkan satu nama terbaik dari tiga besar calon yang direkomendasikan panitia seleksi.
Bupati juga memberikan peringatan keras bahwa jabatan ini tidak bersifat permanen tanpa hasil. Para pejabat yang dilantik akan dievaluasi secara berkala berdasarkan Perjanjian Kinerja dan Pakta Integritas yang telah ditandatangani.
“Hasil evaluasi akan menjadi dasar bagi kami untuk melakukan pembinaan, rotasi, hingga pemberhentian jika kinerja tidak sesuai dengan standar yang ditetapkan,” tambahnya.
Adapun 12 pejabat yang resmi dilantik hari ini adalah:
1. Frimery A.P.B Keremata, M.Si – Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah.
2. Ariyanto M. Dangga Loma, S.STP – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika.
3. Bangun Munthe, S.IP – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang.
4. Yohanis Umbu Deta, ST, M.Si – Kepala Dinas Perumahan Rakyat.
5. Paulina K. Maghu, S.Pt – Kepala Dinas Pendidikan.
6. Oktavianus Taruna Muda, S.St – Kepala Dinas Pendapatan.
7. Yohanis Ganti Akal, S.KM – Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan.
8. Benyamin Kaba, SE – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa.
9. Ignasius Leha, ST – Kepala Badan Perencanaan dan Riset Daerah.
10.drh. Heryanto B. Bora – Kepala Dinas Perikanan.
11. Stefanus Malo, S.IP – Kepala Badan Penanggulangan Bencana.
12. Heribertus D. Hakalolu, S.Sos – Kepala Dinas Pariwisata.
Dengan dilantiknya wajah-wajah baru ini, masyarakat menaruh harapan besar pada percepatan pembangunan dan peningkatan kualitas layanan publik di Kabupaten Sumba Barat Daya sepanjang tahun 2026.

Sekda SBD Pimpin Rapat Evaluasi PAD Semester 2 Tahun 2025

Tambolaka, Kominfo SBD – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumba Barat Daya, Drs. Etmundus N. Nau memimpin langsung Rapat Evaluasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Semester II Tahun Anggaran 2025. Kegiatan ini berlangsung di Aula Rapat Kantor Bupati SBD pada Senin (12/01/2026).
Dalam memimpin rapat tersebut, Sekda didampingi oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Oktavianus Dapa Deda, serta Plt. Kepala Badan Pendapatan Daerah, Wilhelmus Mali. Rapat ini dihadiri oleh para pimpinan Perangkat Daerah pengelola PAD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya.
Rapat evaluasi ini bertujuan untuk meninjau capaian realisasi penerimaan daerah selama semester kedua tahun 2025, sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi dalam pemungutan pajak dan retribusi daerah.
Dalam arahannya, Sekda menekankan pentingnya optimalisasi sumber-sumber pendapatan daerah untuk mendukung keberlanjutan pembangunan di Sumba Barat Daya. Beliau meminta seluruh instansi terkait untuk lebih inovatif dan tegas dalam menggali potensi PAD agar target yang telah ditetapkan dapat tercapai secara maksimal di masa mendatang.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Oktavianus Dapa Deda, menambahkan bahwa koordinasi antar-sektor harus diperkuat guna meminimalisir kebocoran pendapatan. Sementara itu, Plt. Kaban Pendapatan, Wilhelmus Mali, memaparkan data capaian masing-masing sektor sebagai bahan evaluasi bersama dalam pertemuan tersebut.
Rapat yang berlangsung khidmat ini diharapkan dapat menghasilkan strategi baru yang lebih efektif dalam meningkatkan kemandirian fiskal daerah Kabupaten Sumba Barat Daya memasuki tahun anggaran 2026.

Bupati SBD Resmikan Penerbangan Perdana Batik Air di Bandara Lede Kalumbang

Tambolaka, Kominfo SBD – Konektivitas udara di Pulau Sumba memasuki babak baru. Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Ratu Ngadu Bonnu Wulla, secara resmi meresmikan penerbangan perdana (inaugural flight) maskapai Batik Air di Bandara Lede Kalumbang, Tambolaka, pada [Jumat,9/01/2026]. Kehadiran anak perusahaan Lion Group ini menandai pembukaan rute strategis yang menghubungkan Tambolaka dengan Denpasar, Bali (PP).
Dalam operasionalnya di rute ini, Batik Air menyiagakan armada jet modern Airbus A320 yang menawarkan kapasitas 12 kursi kelas bisnis dan 144 kursi kelas ekonomi. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan standar layanan transportasi udara bagi masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung ke Pulau Sumba.
Acara peresmian ini dihadiri langsung oleh Presiden Direktur Lion Group, Capt. Daniel Putut Kuncoro Adi. Turut hadir menyaksikan momentum bersejarah tersebut di antaranya Wakil Bupati Sumba Barat Thimotius Tede Ragga, Wakil Bupati Sumba Tengah Martinus Umbu Djoka, Kepala Bandara Lede Kalumbang Agus Priyatmono, Wakapolres SBD Kompol Jeffris Fanggidae, serta jajaran pemangku kepentingan terkait.
Dalam sambutannya, Bupati Ratu Wulla menyampaikan apresiasi mendalam dan rasa bangga atas ekspansi layanan Batik Air di wilayahnya. Ia menegaskan bahwa pembukaan rute ini merupakan tonggak sejarah sekaligus langkah strategis dalam memperkuat integrasi wilayah di Pulau Sumba, khususnya bagi Kabupaten SBD, Sumba Barat, dan Sumba Tengah.
“Kehadiran Batik Air bukan sekadar memperpendek waktu dan jarak tempuh, melainkan motor penggerak percepatan pembangunan daerah. Kami meyakini rute Tambolaka–Bali ini akan memberikan dampak konkret bagi penguatan ekonomi kerakyatan dan akselerasi sektor pariwisata di Pulau Sumba,” ujar Bupati Ratu Wulla.
Senada dengan hal tersebut, Presiden Direktur Lion Group, Capt. Daniel Putut Kuncoro Adi, menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat dari pemerintah daerah dan otoritas bandara. Ia menjelaskan bahwa rute ini dirancang untuk mengintegrasikan Sumba dengan jaringan penerbangan nasional maupun internasional melalui hub di Bali.
“Pembukaan rute Batik Air ini bertujuan untuk menyambungkan Sumba tidak hanya dengan berbagai kota besar di Indonesia, tetapi juga membuka akses ke penerbangan internasional. Kami berkomitmen untuk mendukung mobilitas masyarakat dan pertumbuhan potensi daerah melalui layanan penerbangan yang prima,” pungkas Capt. Daniel.
Dengan beroperasinya Batik Air, Bandara Lede Kalumbang kini semakin kompetitif dalam melayani arus penumpang dan barang, yang diharapkan dapat menstimulus investasi serta kunjungan wisatawan mancanegara ke destinasi eksotis di Pulau Sumba.

Bupati SBD Resmikan Gedung Bank NTT Capem Kodi Utara

Kori, Kominfo SBD – Bupati Ratu Wula Talu, ST Resmikan Gedung Bank NTT Kantor Cabang Pembantu Kodi Utara
Kodi Utara (SBD) – Sebuah tonggak sejarah baru bagi perekonomian masyarakat Kodi Utara resmi dipancangkan. Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Ratu Ngadu B. Wula, ST, didampingi Wakil Bupati Dominikus A.R. Kaka, SP, meresmikan gedung baru Bank NTT Kantor Cabang Pembantu (KCP) Kodi Utara pada Kamis, 08 Januari 2026.
Peresmian ini terasa istimewa karena menandai transformasi besar layanan perbankan di wilayah tersebut, yang semula berstatus Kantor Fungsional kini resmi naik kelas menjadi Kantor Cabang Pembantu (KCP). Peningkatan status ini menjanjikan akses layanan keuangan yang jauh lebih lengkap dan mandiri bagi masyarakat setempat.
Rangkaian acara khidmat ini diawali dengan Misa Syukur dan pemberkatan ruangan yang dipimpin langsung oleh Romo Christo Ngasi, Pr. Doa bersama ini menjadi landasan moral agar kehadiran gedung baru ini mampu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang membawa kesejahteraan bagi seluruh masyarakat SBD, khususnya di wilayah Kodi.
Dalam sambutannya, Bupati Ratu Wula memberikan apresiasi tinggi kepada manajemen Bank NTT atas komitmen dan kepercayaan untuk mengembangkan sayap pelayanannya.
“Peresmian ini bukan sekadar soal pembangunan fisik. Ini adalah simbol kehadiran negara dan daerah dalam memberikan akses keuangan yang lebih dekat, cepat, dan terjangkau. Baik itu bagi petani, nelayan, pelaku UMKM, hingga pelaku usaha besar di Kodi Utara,” ujar Bupati Ratu Wula.
Beliau juga menegaskan komitmen Pemkab SBD untuk terus mendukung iklim investasi yang sehat dan transparan. “Ini adalah bagian dari upaya kita mewujudkan SBD yang Hebat, Berkarakter, Sehat, Cerdas, Berketahanan Pangan, dan Berbudaya, guna menyongsong Indonesia Emas 2045,” tambahnya.
Acara ini dihadiri oleh jajaran penting yang memperlihatkan kuatnya dukungan terhadap kemajuan Kodi Utara, antara lain:
Eksekutif SBD: Sekda Kabupaten SBD, Asisten 1, 2, dan 3, Kabag Protokol & Komunikasi Pimpinan, serta Kabag Umum Setda SBD.
Legislatif & Keamanan: Ketua DPRD SBD beserta anggota, serta pimpin
an Forkopimda.
Pimpinan Perbankan: Direktur Umum dan SDM Bank NTT Pusat, Bapak Rahmat Saleh, beserta Pimpinan Bank NTT Cabang Waingapu, Waibakul, dan Waikabubak.
Tokoh Wilayah: Para Camat se-wilayah Kodi, para Kepala Desa se-Kodi Utara, pimpinan BUMN, pimpinan Puskesmas, Tokoh Agama, serta insan pers.
Puncak acara ditandai dengan prosesi pemotongan pita secara bersama-sama oleh Bupati Sumba Barat Daya, Wakil Bupati, Ketua DPRD Kabupaten Sumba Barat Daya dan Direktur Umum & SDM Bank NTT Pusat. Setelah sesi foto bersama sebagai simbol kemitraan strategis, acara ditutup dengan aksi sosial yang menyentuh.
Sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan kepedulian terhadap pembangunan sumber daya manusia, di penghujung acara dilakukan penyerahan bantuan dana untuk pembangunan rumah ibadah di beberapa wilayah Kodi.
Selain itu, apresiasi diberikan kepada generasi muda melalui penyerahan bantuan dana pendidikan bagi siswa-siswi berprestasi. Bantuan tersebut diberikan dalam bentuk Tabungan Simpel (Simpanan Pelajar), yang bertujuan untuk mengedukasi anak-anak agar gemar menabung sejak dini demi masa depan yang lebih cerah.
Dengan peningkatan status menjadi Kantor Cabang Pembantu ini, diharapkan roda ekonomi di Kodi Utara akan bergerak lebih kencang, memberikan kemudahan transaksi bagi masyarakat, serta memperkuat ketahanan ekonomi daerah.
https://miindii.org/https://www.asociacesds.cz/https://stinadla.cz/